RELUNG.ID –Â Unggahan Polsek Pamanukan, Subang, Jawa Barat beberapa waktu lalu sontak menjadi viral. Hal ini dikarenakan adanya seorang ibu hamil yang tengah mengidam untuk ditilang pihak kepolisian.
Dalam unggahannya, terlihat anggota Polsek Pamanukan memberhentikan seorang ibu hamil dengan suaminya tanpa mengenakan helm.
“Nah ini ni, ibu-ibu hamil yang pengen ditilang,” kata seorang polisi dalam video tersebut.
Pada video lainnya, ibu hamil ini pun mengaku jika dirinya tengah mengidam ingin ditilang polisi sejak malam Jumat lalu. Karena menurutnya, ditilang oleh polisi itu enak.
“Jadi (saya) ngomong ke suami dan marah-marah. Bahkan, minta suami cariin polisi untuk di tilang. Alhamdulillah ditilang, akhirnya senang,” katanya.
Unggahan ini pun sontak menuai beragam komentar hingga curhatan netizen yang justru lebih random dan buat geleng kepala.
Dikutip dari akun instagram @berita_gosip, seorang netizen dengan akun @itsg***_ menceritakan kisahnya yang ngidam random.
“Aku ngidam ditangkap pak @mpambarita waktu hamil anak pertama,” tulisnya.
Dia mengaku sempat bertemu ketika pulang dari Priok ke Cakung. Namun, mereka melaju dalam kecepatan tinggi. Bahkan, dia bersama suaminya berupaya untuk mengejar Aipda Ambarita. Hanya saja, tidak terkejar sehingga dia pun harus mengurungkan niatnya.
“Itulah anehnya org hamil ini, suami bilang besok kita ke polres aja. Aku gak mau, aku maunya ketemu dijalan pas dia patroli,” tambahnya.
Sampai lahiran, keinginannya untuk ditangkap Aipda Ambarita di jalan pun tidak terwujud. Kemudian, saat hamil anak kedua, dia mengaku mengidam untuk naik Tank TNI.
“Jadi pas ultah TNI di monas malam-malam minta tolong ke bapak TNI buat bisa masuk karena sama pihak monas yg jaga itu udah gak boleh masuk,” tulisnya.
Beruntung, dia dibantu oleh TNI untuk masuk dan naik ke kendaraan Tank TNI.
“Ya allah happy bgt. Uda gtu doang trus plng. Mana dr cakung ke monas naik motor bawak anak pertama dan aku dgn kondisi lagi hamil. Untung iparku mau nemenin. Asli random banget ngidamnya ya allah,” tutup komentarnya. (LWM)

