RELUNG.ID – Musim kemarau terjadi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) tak terkecuali di Musi Banyuasin (Muba).
Hal ini menyebabkan sejumlah lahan di wilayah Sumsel rawan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)
Salah satunya di wilayah Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Sumsel.
Baca Juga: 3 Hokage yang Paling Layak di Masa Depan Manga Boruto
Pj Bupati Muba, Apriyadi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan langsung lokasi rawan karhutla ini bersama Danrem 044 Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika dan, Dandim 0401 Letkol Arm Dede Sudrajat, beserta Kapolres Muba AKBP Siswandi
“Dari hasil pemantauan memang lokasi ini rawan terjadinya karhutla,” katanya, Rabu (14/6).
Hal ini dikarenakan 60 persen dari total lahan 74 ribu hektare di Desa Muara Medak ini merupakan lahan gambut. Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk menjaga wilayah ini dari ancaman karhutla.
Baca Juga: Ra Mi Ran ‘The Good Bad Mother’ Kembali Dapat Tawaran Bintangi Drakor Sejarah Baru
Salah satu upaya yang dilakukan yaitu menanam pohon sebagai bentuk konkrit menjaga hutan dan penghijauan.
“Alhamdulillah sampai saat ini wilayah Desa Medak ini zero karhutla,” ujarnya.
Dia menambahkan, terjaganya wilayah ini tentunya tidak lepas dari peran serta masyarakat dan perangkat desa serta kecamatan yang rutin melakukan pengawasan dan patroli secara mandiri.
Baca Juga: Ini Rival Hokage dari Masa ke Masa
“Kondisi ini harus tetapa dijaga. Jangan sampai membuka lahan dengan cara membakar,” pungkasnya.

