RELUNG.ID – Tim khusus investigasi terhadap dugaan kasus kelalaian Tenaga Kesehatan (Nakes) di Musirawas Utara (Muratara) telah menyelesaikan tugasnya.
Mereka telah melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab terjadinya dugaan kelalaian dari Nakes di Muratara ini.
Hasil investasi itupun kini telah diserahkan kepada Kabupaten Muratara.
Baca Juga: Ini 3 Alasan Boruto, Kalah dari Kawaki dan Daemon
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Trisnawarman mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap kasus dugaan kelalaian nakes yang mneyebabkan seorang ibu hamil meninggal dunia.
Dari hasil investigasi, meninggalnya ibu hamil ini bukan dikarenakan kelalaian nakes. Melainkan, infrastruktur jalan yang rusak untuk menuju fasilitas kesehatan yang menyebabkan pasien lambat ditangani.
Saat itu, pasien dibawa menggunakan ambulans dari Puskesmas Pauh menuju RS AR Bunda Lubuklinggau. Namun, dikarenakan jalan rusak sehingga ambulans tersebut tergelincir.
Baca Juga: Ini 7 Karakter Terkuat, Sebelum Time Skip di Manga Boruto
“Selama 6 jam pasien harus menunggu dan kemudian bantuan datang dari Puskemas Karang Jaya dengan ambulans double gardan untuk membawa pasien tersebut,” katanya.
Setelah setengah jam perjalanan. Pasien pun sampai ke RS AR Bunda. Namun saat ditangani pasien sudah meninggal.
Kini hasil tersebut, telah disampaikan kepada Kabupaten Muratara, diharapkan kedepan dapat membenahi infrastruktur jalan yang menuju fasilitas kesehatan terutama daerah yang terpencil.
Menurutnya, untuk SDM, sarana dan prasarana Puskesmas Pauh sudah cukup memadai.
Bahkan, semua fasilitasnya lengkap, termasuk alat USG, akreditasi Puskesmas juga Madya. Namun beberapa hal yang masih kurang, lanjutnya, akan diperbaiki.
“Sarana prasarana sudah memenuhi standar sebesar 60 persen. Akan tetapi untuk SDM di Puskesmas tersebut kekurangan tenaga pelayanan,” terangnya.
Baca Juga: OPPO Reno 9A Diluncurkan dengan Tiga Kamera Belakang 48 MP, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
Karena itu, dalam surat hasil investigas. Pihaknya juga menyampaikan agar nakes seluruh di Puskesmas Muratara untuk dibina kembali.
Selain itu, dilakukan penyegaran pelatihan kebidanan dan lainnya. Pelatihan ini meliputi kesehatan sehinggga kompetensi SDM meningkat.
“Kasus ini sudah dapat dan sudah ada surat perdamaian kedua belah pihak bahkan disaksikan keluarga, tokoh masyarakat, Dinas dan lain sebagainya,” pungkasnya.

