RELUNG.ID – Raja Wapol menjadi salah satu saksi mata pembunuhan Raja Cobra dilakukan Im Sama dan para tetua Gorosei di Marijoa.
Tiba-tiba kabar dari Koran Ekonomi Dunia milik Morgans memfitnah pelaku pembunuhan adalah Sabo orang kedua dari Pasukan Revolusioner.
Baca Juga: Vivi Tak Tahu Ayahnya Dibunuh!
Dari One Piece chapter 1086 ada kejangalan yang dilakukan oleh Raja Wapol. Hal itu membuat kemungkinan besar Raja Wapol yang telah memfitnah Sabo bukan Morgans.
Keanehannya saat Raja Wapol menghubungi Morgans dia menyebutkan ada berita besar nyawa raja sebuah negara terancam. Pancingan itu membuat Morgans dengan cepat menyelamatkannya.
Keanehan berikutnya Nefertari Vivi bertanya kepada Raja Wapol apa yang sudah dilihatnya. Raja Wapol menolak dan tidak ingin memberitahu kepada Vivi.
Baca Juga: 4 Fakta ‘Mother Flame’ Senjata Pemusnah Massal di One Piece
Bahkan saat Vivi ingin menghubungi ayahnya Raja Cobra Raja Wapol menghentikannya karena dia takut pembicaraan Vivi melalui denden mushi disadap.
Jelas keanehan Wapol itu kemungkinan dia yang membuat informasi palasu pembunuhan Raja Cobra. Dia memberikan Morgans foto Sabo bersama Raja Cobra. Namun dia tidak menceritakan kebenaran yang dia lihat.
Agar berita kebohongan itu membuat nyawannya terancam bisa saja dimaafkan oleh Im Sama dan Gorosei. Lalu dia tidak ingin Vivi mengetahui kebenaran ayahhnya di bunuh oleh Im Sama.
Alasannya karena takut Vivi akan nekat menghubungi kerajaan Alabasta. Hal itu membuat persembuyiannya akan diketahui oleh Im Sama.

