Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Masjid Al-Furqon, Sejarah dan Keabadian dalam Perjuangan di Kabupaten OKI
Regional

Masjid Al-Furqon, Sejarah dan Keabadian dalam Perjuangan di Kabupaten OKI

RiyadiBy Riyadi03/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Masjid Al-Furqon Jua-Jua dibangun 1913-1915 Masehi. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Siapa sangka, bangunan anggun yang berdiri menghadap Sungai Komering di Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, merupakan masjid tertua di wilayah tersebut.

Masjid Al-Furqon, yang berwarna hijau, ternyata dibangun pada tahun 1913-1915 Masehi. Dengan usia lebih dari seabad, masjid ini menyimpan banyak cerita, tak hanya tentang perjalanan agama Islam di daerah tersebut, tetapi juga tentang perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Awalnya, masjid ini dibangun menggunakan bahan kayu. Namun, seiring berjalannya waktu dan tergerus usia, beberapa bagian masjid mengalami renovasi dengan bahan beton untuk memperkuat struktur bangunan.

Baca juga :   PLN Segel Kantor Dinas di OKI Akibat Tunggakan Listrik

Meskipun demikian, tiang kayu, plafon, dan atap masjid masih tetap asli sejak pertama kali dibangun. Bahkan, perlengkapan seperti mimbar berukir kaligrafi dan bedug dari kayu tembesu gelondongan masih terawat dengan baik.

Ketua Pengurus Masjid Al-Furqon dan tokoh masyarakat setempat H. Syaiful Ardan (82), menceritakan bahwa masjid ini dibangun dengan gotong royong oleh warga pada masa itu, di atas tanah hibah dari Hasan Kotib, seorang pejuang kemerdekaan yang juga berprofesi sebagai depati (pemimpin adat).

Masjid ini menjadi tempat ibadah bagi seluruh masyarakat yang terdiri dari sembilan marga atau kelurahan yang dikenal dengan nama Morge Siwe.

Baca juga :   PSU Pilkada Empat Lawang: Joncik Muhammad - Arifa'i Dapat Nomor Urut

“Saat shalat Jum’at, masyarakat dari berbagai marga berkumpul di masjid ini,” ujar Syaiful Ardan, Senin (3/3).

Sejarah mencatat, pembangunan Masjid Al-Furqon dilakukan berdasarkan musyawarah antara para pesirah dan depati se-Palembang Darussalam di kantor Nederland yang terletak di Benteng Kuto Besak (BKB).

Para ulama lokal berinisiatif untuk membangun masjid besar di daerah tersebut, mengingat terbatasnya tempat ibadah umat Islam pada masa itu. Sebelumnya, masing-masing kelurahan hanya memiliki surau sebagai tempat ibadah.

Baca juga :   Hotspot Sumsel Meningkat, OKI Tetap Jadi Penyumbang Terbesar

Selama masa penjajahan Jepang, Masjid Al-Furqon menjadi saksi sejarah perjuangan kemerdekaan. Masjid ini sering digunakan sebagai tempat rapat dan konsolidasi para pejuang kemerdekaan untuk merencanakan strategi. Salah satu peristiwa penting yang terjadi di masjid ini adalah rapat yang mengarah pada pengibaran bendera Merah Putih pertama kali di OKI.

“Saat itu, para pejuang menghindari kecurigaan tentara Jepang dengan mengadakan rapat di dalam masjid. Mereka merencanakan waktu pengibaran bendera Merah Putih yang pertama kali di Kayuagung,” jelas Syaiful Ardan.

Kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, namun warga OKI baru menerima kabar tersebut tiga hari setelahnya. Tokoh pejuang seperti Dr. AK Ghani menjadi salah satu yang pertama kali menyebarkan informasi proklamasi kepada pejuang-pejuang lokal di OKI.

Baca juga :   Misteri Kematian Diplomat ADP, dari Amplop Cokelat hingga Hasil Autopsi Forensik

Setelah melalui serangkaian rapat yang intens, akhirnya para pejuang di OKI berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di pusat Kota Kayuagung pada 11 Oktober 1945. Hari itu menjadi momen bersejarah yang kini dikenang sebagai hari lahirnya Kabupaten OKI.

Masjid Al-Furqon bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol perjuangan yang telah menyaksikan berbagai peristiwa penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Dengan usianya yang lebih dari seratus tahun, masjid ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya umat Islam, tetapi juga menjadi saksi sejarah perjuangan kemerdekaan yang tak terlupakan di Kabupaten OKI.

Kini, Masjid Al-Furqon tetap berdiri kokoh sebagai warisan sejarah, budaya, dan perjuangan bangsa, dengan segala keabadian yang tersimpan di setiap sudut bangunannya.[HWJ]

Kemerdekaan RI Masjid Alfurqon Masjid Tertua OKI Sejarah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHyundai Sukses di IIMS 2025, Venues dan Model Andalan Lain Dapat Sambutan Positif
Next Article Ramadhan, Harga Cabai Rawit Tembus Rp 104 Ribu Per Kilogram
Riyadi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,927 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,800 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,772 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?