RELUNG.ID — Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beralih ke kemasan ramah lingkungan sebagai langkah menjaga kebersihan kota dan mengurangi risiko banjir.
“Kita harus memastikan kemasan yang digunakan mudah terurai dan ramah lingkungan. Ini harus menjadi komitmen bersama bagi pelaku UMKM mulai sekarang,” ujar Ratu Dewa di Palembang, Rabu (12/3/2025).
Imbauan ini disampaikan menyusul banjir yang merendam sejumlah kawasan di Palembang setelah hujan deras pada Sabtu (8/3/2025) malam. Menurut Ratu Dewa, banjir tersebut disebabkan oleh saluran air yang tersumbat akibat sampah, terutama sampah plastik yang sulit terurai.
“Karena saluran air yang tersumbat sampah, hujan deras selama beberapa jam menyebabkan genangan air di berbagai titik,” jelasnya.
Ia meminta pelaku UMKM mulai mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke kemasan ramah lingkungan yang lebih mudah terurai. Selain itu, ia juga mengimbau warga di 18 kecamatan di Palembang agar tidak membuang sampah sembarangan, karena sampah yang menumpuk di saluran air menjadi penyebab utama banjir.
Saat ini, kata Ratu Dewa, jika hujan deras berlangsung selama sekitar tiga jam, sejumlah wilayah di Palembang berpotensi terendam banjir.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menambahkan bahwa pihaknya sedang berupaya mengatasi titik-titik banjir dengan berbagai cara. Salah satu langkah yang diusulkan adalah pelebaran gorong-gorong di Jalan Noerdin Panji — ruas jalan provinsi — dari ukuran 1,5×1,5 meter menjadi 10×2 meter.
Langkah ini diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir di kawasan tersebut. Dengan dukungan UMKM dalam penggunaan kemasan ramah lingkungan serta peningkatan infrastruktur drainase, Palembang berupaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan bebas banjir.[THQ]

