RELUNG.ID – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah, mengaku prihatin atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah anggota DPRD dan seorang kepala dinas di wilayahnya. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK di Kabupaten OKU.
“Kami menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Teddy saat menghadiri Rapat Kerja Daerah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama para bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan, didampingi Wakil Bupati OKU, Ir. Marjito Bachri, serta unsur Forkopimda, Selasa (18/32025).
Meski kasus ini mengguncang dunia politik daerah, Teddy memastikan roda pemerintahan di OKU tetap berjalan maksimal. Ia menegaskan bahwa program pembangunan dan pelayanan masyarakat tidak akan terhambat akibat kasus ini.
“Hal terpenting saat ini adalah memastikan pelayanan publik dan pembangunan tetap berjalan optimal. Kami tidak ingin masyarakat terdampak akibat kejadian ini,” tegasnya.
Teddy juga mengingatkan seluruh pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab OKU agar menjalankan tugas sesuai aturan dan menjauhi praktik korupsi.
“Saya minta semua ASN dan pejabat bekerja dengan benar dan transparan. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.
Dukungan penuh dari Bupati OKU ini menjadi sinyal tegas bahwa pemerintah daerah berkomitmen menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.[THQ]

