RELUNG.ID – Menjelang Idulfitri, aksi pemalakan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada perusahaan marak dilakukan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) yang nakal
Hal ini menjadi sorotan oleh TNI, terlebih lagi Presiden RI, Prabowo Subianto telah memerintahkan TNI untuk turun tangan membantu Polri menindak tegas ormas tersebut.
Demikian diungkapkan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei Sianturim, Minggu kemarin (23/3).
Dia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polri dan aparat penegak hukum lainnya untuk menindak ormas-ormas nakal ini.
“Kami akan berkoordinasi dengan Polri dan aparat penegak hukum lainnya untuk menindak ormas yang melakukan pungli kepada pengusaha,” katanya.
Dia juga mendorong masyarakat untuk segera melapor ke aparat setempat jika mendapati praktik pungli. Terutama menjelang hari raya Idul Fitri, momen di mana aksi premanisme marak terjadi.
Pihaknya pun akan melakukan penegakan hukum sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.
“Terutama menjelang Lebaran, di mana aktivitas ekonomi meningkat dan potensi gangguan keamanan, termasuk aksi premanisme kerap terjadi,” pungkasnya.

