RELUNG.ID – Warga Jalan Kenanga I Lama, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang tergeletak di semak-semak depan sebuah bedeng kosong pada Selasa, 1 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Penemuan ini memicu dugaan adanya tindak kejahatan, mengingat kondisi jenazah yang sudah membusuk dan berada di lokasi yang terpencil.
Informasi yang dihimpun, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah pemuda yang tengah melintas di sekitar bedeng kosong untuk membeli batu es. Mereka mencium bau menyengat dan terkejut saat menemukan tubuh seorang pria dalam kondisi membiru serta mengeluarkan bau tidak sedap.
“Salah satu pemuda itu lari ke warung dan bilang, ‘Wak Wak, ado mayat!'” ungkap Herman, seorang warga sekitar yang turut menyaksikan kejadian tersebut.
Pemilik warung dan warga sekitar segera mendatangi lokasi penemuan untuk memastikan kebenarannya. Setelah memastikan bahwa yang ditemukan memang jenazah manusia, mereka langsung melaporkan temuan ini ke pihak kepolisian.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawan Azwar, membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan bantuan Tim Macan Sigap.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban sudah meninggal sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan. Mengingat kondisi jenazah yang mencurigakan, kami tidak menutup kemungkinan bahwa ini adalah korban pembunuhan,” ujar AKP Kurniawan Azwar.
Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau guna dilakukan visum dan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui, dan kepolisian terus berupaya mengungkap siapa pria nahas tersebut serta penyebab kematiannya.
Penemuan jenazah di lokasi yang sepi dan jauh dari pemukiman membuat kasus ini semakin misterius. Warga sekitar mengaku tidak mengenali korban dan berharap pihak berwajib segera mengungkap fakta di balik kejadian ini.
“Kami semua resah. Semoga polisi bisa cepat menemukan siapa dia dan apa yang sebenarnya terjadi,” kata salah seorang warga setempat. (KPB)

