RELUNG.ID – Sony Interactive Entertainment (SIE) mengumumkan jika mereka menaikkan harga beberapa konsol PlayStation 5 di beberapa pasar Eropa.
Seperti di Eropa, Timur Tengah, Afrika, Australia, dan Selandia Baru.
Hal ini terungkap dalam PlayStation Blog pada Minggu kemarin (13/4).
Dalam pengumumannya, SIE menyebutkan latar belakang lingkungan ekonomi yang menantang, termasuk inflasi yang tinggi dan nilai tukar yang berfluktuasi menjadi alasan dibalik kenaikan harga tersebut.
Di Eropa, harga PS5 Digital Edition telah naik menjadi €499,99 atau sekitar Rp9.535.357. Sedangkan, harga untuk PS5 Standar dengan drive disc Blu-ray Ultra HD tidak berubah.
Di Inggris, harga PS5 Digital Edition telah naik menjadi £429,99 atau sekitar Rp9.477.446. Sedangkan, harga untuk PS5 Standar dengan drive cakram Blu-ray Ultra HD tidak berubah.
Di Australia, harga PS5 Standar dengan drive cakram Blu-ray Ultra HD telah naik menjadi AUD $829,95, dan Edisi Digital PS5 naik menjadi AUD $749,95.
Di Selandia Baru, harga PS5 Standar dengan drive cakram Blu-ray Ultra HD naik menjadi NZD $949,95, dan Edisi Digital PS5 naik menjadi NZD $859,95.
“Untuk harga PS5 Pro di wilayah ini tidak berubah,” tulisnya.
Meski menaikkan harga konsol PS5, SIE mengumumkan menurunkan harga kaset game untuk PS5 di wilayah-wilayah tersebut.
SIE juga berencana akan menaikkan harga konsol PS5 ini di Jepang. Hal ini disebabkan kondisi eksternal yang parah, termasuk perubahan situasi ekonomi global baru-baru ini, sebagai alasan perubahan harga. (LWM)

