RELUNG.ID – Menjaga kebersihan kulkas bukan sekadar soal estetika, tapi juga kunci memperpanjang umur peralatan dan memastikan kualitas bahan makanan tetap terjaga.
Dikutip dari berbagai sumber, kulkas yang kotor dan penuh debu pada kumparan di bagian belakang akan bekerja lebih berat, sehingga meningkatkan konsumsi listrik hingga 15 persen.
Karena itu, pembersihan kulkas dilakukan secara menyeluruh setiap dua hingga tiga bulan sekali agar konsumsi listrik tetap hemat dan kulkas tidak mengeluarkan bau tidak sedap.
Berikut cara membersihkan kulkas yang tepat dan benar;
Matikan dan Kosongkan
Cabut kabel listrik dan keluarkan semua isi kulkas. Segera buang bahan makanan yang telah kadaluwarsa atau berjamur untuk mencegah kontaminasi silang.
Lepas Rak dan Laci
Angkat rak, laci sayur, dan wadah telur. Cuci dengan air hangat dan sabun cuci piring, bilas hingga bersih, lalu keringkan sebelum dipasang kembali.
Bersihkan Interior
Gunakan larutan baking soda (2 sendok makan) dicampur 1 liter air hangat, atau campuran setengah air hangat dan setengah cuka putih. Lap permukaan dinding, atap, pintu, serta sudut‑sudut dengan kain mikrofiber atau spons non‑abrasif.
Perawatan Door Gasket
Karet pintu sering menjadi sarang kotoran. Sikat perlahan menggunakan sikat gigi bekas yang dicelup sabun ringan, kemudian lap kering untuk mencegah pertumbuhan jamur.
Bersihkan Kumparan Belakang
Geser kulkas beberapa sentimeter dari dinding. Vakum atau sapu kumparan dan motor pendingin di bagian belakang untuk meningkatkan efisiensi dan mencegah overheat.
Deodorisasi
Letakkan kotak baking soda terbuka di dalam kulkas untuk menyerap bau tak sedap, atau gunakan irisan lemon kering/arang aktif sebagai alternatif.
Pasang Kembali dan Atur Suhu
Setelah seluruh komponen benar‑benar kering, rakit kembali dan sambungkan listrik. Atur suhu 3–5 °C untuk bagia n kulkas dan –18 °C untuk freezer agar makanan tetap awet. (LWM)

