RELUNG.ID – Huawei dan SAIC Motor resmi memperkenalkan merek kendaraan listrik bersama bernama Shangjie.
Merek ini hasil kolaborasi mendalam kedua perusahaan yang telah dirintis sejak 21 Februari lalu.
Shangjie akan menjadi merek kelima di bawah payung Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), setelah Aito, Luxeed, Stelato, dan Maextro.
Dalam peluncuran yang digelar di kantor pusat SAIC di Shanghai, Eksekutif Senior Huawei, Richard Yu mengatakan, bahwa kendaraan listrik pertama Shangjie diperkirakan akan melakukan debut pada musim gugur 2025.
“Shangjie kami dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen muda yang mendambakan mobil listrik bergaya, berteknologi tinggi, dan menawarkan pengalaman berkendara premium,” katanya dikutip dari ArenaEV
Sementara itu, Presiden SAIC, Jia Jianxu menginformasikan, bahwa investasi awal untuk membangun merek Shangjie mencapai RMB 6 miliar atau sekitar 739 juta Euro.
Lebih dari 5.000 orang akan tergabung dalam tim khusus yang menangani desain, rekayasa, produksi, hingga layanan purna jual.
Jia menambahkan bahwa produksi awal akan memanfaatkan jalur paling canggih milik SAIC, dengan rencana pembangunan pabrik eksklusif di tahap berikutnya.
“Kami akan memanfaatkan seluruh kapabilitas SAIC—mulai dari riset & pengembangan hingga manufaktur untuk memastikan Shangjie tampil beda dan kompetitif di segmen mobil listrik menengah,” terangnya.
Hingga saat ini, detail spesifik model pertama Shangjie belum diungkap lengkap. Namun, laporan media lokal menyebutkan bahwa mobil itu akan berbasis platform baru SAIC Roewe (kode “ES39”).
Kendaraan listrik ini difokuskan pada pembeli muda yang menginginkan teknologi canggih dalam paket harga ramah kantong. (LWM)

