RELUNG.ID – Komandan G Pasukan Revolusioner Emporio Ivankov percaya pembunuhan Raja Alabasta Nefertari Cobra dilakukan Sabo hanyalah isu saja. Namun dia kaget melihat Raja Cobra mati terkapar dan disampingnya ada Sabo.
Koran berita BIG NEWS Morgans menghebohkan semua alam semesta One Piece. Tetapi kehebohan itu juga turut mengemparkan markas Pasukan Reovolusioner di pulau Momoiro kerajaan Kamabakka.
Baca Juga: Sabo Difitnah Bunuh Ayah Vivi
Itu adalah kerajan Emporio Ivankov yang dijadikan markas Pasukan Revolusioner. Kemudian ikut heboh karena adanya bukti foto Sabo yang ada di samping mayat raja Cobra ayah Vivi.
Awalnya Ivankov percaya semua itu hanyalah isu dan bahkan fitnah belakah. Tetapi Ivankov melihat dalam berita ada foto itu seakan pembunuhan itu benar terjadi.
Ivankov menunjukan foto itu kepada Sabo. Lalu berkata apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ada kebenaran dibalik berita ini?
Ivankov jadi sedikit percaya karena melihat foto itu Sabo benar pelaku yang membunuh ayah Vivi. Ivankov meneteskan air mata apabila Sabo benar pelakunya.
Baca Juga: Saat Sabo Dikabarkan Mati Koala Paling Menderita
Ivankov menjadi heboh dia menyebutkan dia berkali-kali akan mencari penjelasanya karena dia dan semua Pasukan Revolusioner percaya dengan Sabo. Tetapi Monkey D Dragon hanya diam melihat kehebohan dari Inavko. Sedangkan Sabo kaget dengan foto dirinya ada di koran disamping mayat Raja Cobra.
Apakah Sabo benar membunuh Raja Cobra?
Tetapi pembunuhan itu bisa saja tetap direkayasa. Sabo difitnah hal itu saat Sabo beberapa bulan lalu melakukan penyerangan Mariojoa. Dia melakukan penyerangan untuk menyelamatkan Kuma.
Saat masuk ke dalam kemungkinan Sabo sudah melihat mayat raja Cobra tergeletak dan Den Den Mushi perekam mengambil gambarnya.
Pemerintah dunia memberikan foto itu ke Morgans untuk diberitakan adanya kasus pembunuhan di Mariojoa.

