Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Roti Maskot, Camilan Tradisional Khas Desa Dangku
Regional

Roti Maskot, Camilan Tradisional Khas Desa Dangku

alwiBy alwi09/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Roti Maskot, Camilan Tradisional Khas Desa Dangku. (Noviansyah/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Desa Dangku yang terletak di Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, menyimpan satu kekayaan kuliner yang tak banyak diketahui orang di luar kawasan yaitu Roti Maskot.

Sekilas, camilan bulat kecil ini tampak sederhana teksturnya keras dan rasanya tawar natural namun di balik kesederhanaannya, tersimpan cerita panjang tentang kecukupan, kreativitas, dan tradisi yang melekat erat dalam kehidupan masyarakat setempat.

Baca juga :   Pastikan Pasokan Energi Aman, Kilang Pertamina Plaju Perkuat Satgas RAFI

Pagi hari di sebuah warung kayu tua di pinggir jalan utama Desa Dangku, aroma hangat tungku api menyambut setiap pengunjung yang datang.

Di atas rak kayu, puluhan Roti Maskot berbaris rapi, menanti untuk “dibangunkan“ oleh secangkir teh atau kuah santan manis.

Lisnawati, salah satu pengusaha Roti Maskot, dengan cekatan menata kembali roti-roti tersebut setelah dikeluarkan dari tungku.

Baca juga :   Pengurus Baru YPLP PT-PGRI Sumsel Fokus Benahi Internal dan Kesejahteraan Pegawai

“Proses pemanggangan masih tradisional, pakai tungku tanah liat yang kami buat sendiri,” ujarnya sambil menepuk-nepuk pinggiran roti agar debu tepung terbuang.

Menurut Lisnawati, Roti Maskot sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan kuliner Muara Enim dan selalu hadir di pasar-pasar tradisional.

“Dulu, gula sulit dan mahal, jadi kami buat roti ini tanpa gula. Rasa tawarnya justru membuat roti ini istimewa, karena bisa dipadukan dengan apa saja,” ungkapnya pada Kamis (8/5).

Baca juga :   Kolaborasi Universitas Muhammadiyah Palembang dan Alumni Berhasil Aliri Listrik di Rantau Dedap

Tanpa tambahan pemanis, Roti Maskot hadir seperti kanvas kosong yang siap “berpadu” dengan kuah santan, gula merah, atau bahkan siraman kolang-kaling untuk menambah dimensi rasa.

Ciri khas Roti Maskot adalah teksturnya yang keras hasil adonan yang dipanggang hingga kering sempurna. Bagi sebagian orang, tekstur keras ini terasa menantang, namun justru itulah kunci kenikmatannya.

Cara paling nikmat menyantap Roti Maskot adalah dengan merendamnya terlebih dahulu. Baik dalam segelas teh hangat, kuah santan kental, maupun siraman gula merah cair, perendaman singkat akan membuat roti lebih lembut dan aromanya tercium sempurna.

Baca juga :   Persaingan Usaha, Pedagang Siomay di Palembang Nekat Sewa Pickup, Sembunyikan Gerobak Rival

Pada era dulu, Roti Maskot menjadi hidangan istimewa kala bulan Ramadan tiba. Ketika gula masih langka, masyarakat Muara Enim bergantung pada roti ini untuk berbuka. Tradisi inilah yang masih lestari hingga kini.

“Permintaan Roti Maskot biasanya naik menjelang sore Ramadan. Banyak yang memadukannya dengan kolang-kaling, kurma, cincau, atau dawet semua sesuai selera,” cerita Lisnawati.

Ia menambahkan bahwa kebersamaan keluarga saat menyantap Roti Maskot menjadi momen yang dirindukan, apalagi setelah seharian berpuasa.

Baca juga :   Kopassus Bantah Isu Pangkopassus Lakukan Kekerasan, Tegaskan Hoaks

Seiring waktu, popularitas Roti Maskot tak hanya bertahan di Muara Enim. Kini, pesanan mulai datang dari kota-kota tetangga Palembang, Prabumulih, bahkan hingga ke wilayah Lampung.

“Lumayan, setiap hari kami bisa mengirim puluhan paket roti ke luar desa. Ini membantu ekonomi keluarga di sini,” jelas Lisnawati.

Kehadiran Roti Maskot telah membuka peluang usaha baru, menggairahkan sektor pariwisata kuliner, dan menambah kebanggaan masyarakat Desa Dangku.

Baca juga :   Manfaat Puasa bagi Ibu Hamil

Di balik kemasan sederhana Roti Maskot terdapat semangat menjaga warisan nenek moyang. Proses pembuatan yang masih manual, dari mengulen adonan hingga menyalakan api tungku, menjadi ritual turun-temurun yang harus dipertahankan.

Lebih dari sekadar camilan, Roti Maskot menjadi saksi bisu perjalanan sebuah komunitas yang tetap setia pada akar budayanya memanggang harapan, meresmikan kebersamaan, dan merayakan warisan rasa dari generasi ke generasi. (NVS)

Camilan Tradisional Makanan khas Muara Enim Ramadan Roti Maskot
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Stagnan di Rp1,9 Juta
Next Article Dukung Kelancaran Haji 2025, Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Avtur
alwi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,979 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,851 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,823 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?