RELUNG.ID – Kejadian nahas dialami Yuharto (35) saat akan pergi untuk aksi solidaritas guru.
Pasalnya, korban ditabrak sebuah mobil hingga menyebabkan korban tewas.
Korban merupakan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Pal 7 Desa Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pungpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas.
Baca Juga: My Hero Academia Upgrade Armor Froppy, Dipersiapkan untuk Pertarungan Terakhir!
Kejadian ini terjadi di Jalan Lintas Depan SPBU Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel. Berdasarkan informasi, saat kejadian, korban ingin datang dan ikut aksi solidaritas di Pengadilan Negeri Lubuklinggau. Namun, nasib nahas menimpa korban.
Akibat kejadian tersebut, sontak ribuan guru langsung menggelar doa bersama.
“Rencananya beliau ingin datang kesini bersama kami. Tapi beliau dipanggil oleh Allah SWT. Mudah-mudahan beliau menjadi pahlawan pendidikan di Kabupaten Musi Rawas,” kata salah seorang guru saat menyampaikan orasinya di PN Lubuklinggau.
Baca Juga: Infrastruktur Sekolah Banyak Tak Layak, Ini Respon Bupati OKI
Sementara itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Danu Agus Purnomo menyampaikan duka citanya yang mendalam atas meninggalnya korban dalam insiden kecelakaan di Jalan Lintas Depan SPBU di Desa Padang, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas.
Menurut Kapolres ini adalah sebuah musibah yang memang tentu tidak diinginkan. Namun atas kecelakaan ini pihaknya akan melakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami dari pihak kepolisian, tentunya kami akan sesuaikan dengan prosedur hukum yang berlaku.Jadi tidak kami memandang, melihat siapapun itu juga, tentunya kami akan melakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Baca Juga: Eida Sebut Kawaki Pengecut! Boruto Janji Balikan Keadaan
Saat ini, pihaknya telah mengamankan satu orang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Nantinya, akan dilakukan pemeriksaan lapangan, dan olah TKP sehingga menjadi salah satu dasar untuk melakukan proses lebih mendalam.
“Tapi kami sekali lagi kami menyampaikan duka cita yang mendalam khususnya kepada pihak keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya,
Terkait kronologi kejadian, Kapolres mengaku hingga saat ini pihaknya masih menelusurinya. “Kami belum bisa menyampaikannya karena jangan sampai nantinya terjadi simpang siur berita,” pungkasnya.

