RELUNG.ID – Program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk memasukkan anak-anak bermasalah ke barak militer kini menunjukkan hasil yang positif.
Salah satunya dirasakan oleh siswa, Christover Segi yang kini telah lulus dari program barak militer ini.
“Saya dimasukkan ke barak militer karena kerap bolos sekolah,” kata Christover Saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandar Dinata, Selasa kemarin (20/5/2025).
Dia mengaku, di awal-awal dirinya sempat kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan barak yang keras dan jauh dari orang tuannya. Bahkan, dia pun merasakan sedih sampai berjalannya waktu, dia pun mulai terbiasa dan bisa beradaptasi.
Selama menjalani pendidikan dalam program barak militer ini, dia mengaku dapat memahami pentingnya waktu, kedisliplinan dan mental yang kuat, mengingat selama ini hal tersebut kerap terabaikan.
Dia pun mengaku mantap berkeinginan untuk menjadi prajurit TNI setelah lulus sekolah. “Pengalaman di barak militer ini akan menjadi bekal yang sangat berharga,” harapnya.
Sementara itu, Ayahnya, Thomas Aquino (43) mengaku senang dan bangga atas perubahan anaknya yang kini lebih tenang dan fokus menatap masa depan.
Dia pun tidak menapik, bahwa sebelum mengikuti program barak militer ini, anaknya kerap bermasalah di sekolah. Mengingat, anaknya tidak bisa diam dan aktif sekali.
Bahkan, anaknya tersebut kerap bolos mata pelajaran di sekolahnya. Namun, sejak awal program ini diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Thomas langsung antusias mendaftarkan anaknya.
“Saya sangat mendukung apa yang dia inginkan ketika dia punya keinginan untuk menjadi tentara. Makanya saya bilang jangan lewatkan kesempatan ini karena bisa jadi persiapan dari sekarang,” tuturnya.
Untuk diketahui, sebanyak 273 pelajar dipulangkan setelah menjalani pelatihan karakter selama dua pekan di Dodik Bela Negara, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar. (vid)

