RELUNG.ID – Keadaan mendesak dihadapi Boruto Uzumaki mengharuskannya untuk menghimpun semua kekuatan yang dia miliki. Salah satunya Boruto memiliki Kuchiyose ular terkuat di gua Ryuchi Garaga.
Ada kemungkinan bisa saja saat Mitsuki hendak membunuhnya dengan Sage Mode ular. Karena Boruto tidak memiliki tenaga pasca melawan dan dilukai dibagian matanya. Dengan serangan bertipe ular Mitsuki dan kondisi mata terluka.
Baca Juga: Dikejar-kejar! Ini Bocoran tempat Boruto Kabur
Karena serangan ular dan matanya luka Boruto bisa jadi teringat dengan ular yang matanya terluka yaitu Garaga. Dari pada dia harus mati menghadapi Mitsuki Boruto memanggil Garaga dengan Kuchiyose no Jutsu teknik panggilan.
Sebelumnya Boruto pernah menjalin kontrak dengan Garaga ular yang paling ganas dan ditakuti oleh semua ular di gua Ryuchi.
Tetapi Boruto berhasil menjinakannya, bahkan belum mendapatkan izin dari Hakuja Sennin petapa ular putih. Namun tanpa syarat dari gua Ryuchi Boruto bisa menjalin kontrak dengan Garaa.
Baca Juga: FAKTA BORUTO! Pernah Selamatkan desa Konoha, Tapi sekarang Malah jadi Buronan Shinobi Konoha
Bisa juga setelah Boruto berhasil kabur dia baru memanggil Garaa dan berlatih dengannya di gua Ryuchi. Atau sebaliknya dia diselamatkan Sasuke Uchiha. Karena Sasuke Uchiha adalah mantan murid Orochimaru dia memberikan semua jutsu kepada Boruto.
Saat Boruto berhasil menjadi sage mode ular dia juga menambah kekuatannya dengan memanggil Garaa.
Kenapa Boruto bisa memanggil Garaa? Awalnya Garaa adalah ular dicap penganggu oleh gua Ryuchi. Dia selalu membuat onar dan membuat ular lain ketakutan.
Mungkin karena dibilang pembelot Garaa bisa bebas melakukan kontrak dengan Boruto tanpa ada halangan dari petapa ular putih.
Saat masih muda, Garaga mengadakan kontrak pemanggilan dengan seorang shinobi . Dalam salah satu pertempuran mereka, pemanggilnya ingin mundur, tetapi Garaga ingin terus bertarung, sehingga pemanggil mengkhianatinya, menyerangnya dengan Elemen Petir , yang membutakan mata kanannya.
Sejak saat itu, dia menjadi sangat kejam bahkan ular lain pun menghindarinya, mendorong Petapa Ular Putih untuk menganggapnya sebagai gangguan.

