RELUNG.ID – Suasana tenang Dusun II, Desa Muara Baru, Kecamatan Kayuagung, mendadak dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi mengenaskan pada Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan mengenakan legging hitam, wajah tertutup pakaian, dan tubuh dibungkus karung.
Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh Supriyadi, warga Dusun Anyar, yang saat itu hendak buang air kecil di area semak belukar yang biasa dilalui warga menuju kebun.
“Saya mencium bau busuk menyengat. Setelah dicek, ternyata ada tangan manusia menyembul dari karung. Saya langsung lari ke rumah Pak Kades Dusun Anyar dan melapor ke Kades Muara Baru,” ujar Supriyadi.
Lokasi penemuan berada di jalur kebun yang kerap dilintasi warga karena terhubung ke sungai dan perkebunan kelapa sawit.
Kepala Desa Muara Baru, Samiun, mengaku terkejut saat menerima laporan dari rekannya di Dusun Anyar. Ia langsung menuju lokasi dan mendapati warga telah ramai di sekitar tempat kejadian, sementara polisi sudah memasang garis pembatas.
“Polisi langsung mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP,” katanya.
Tak lama kemudian, beberapa perempuan datang ke lokasi dalam kondisi cemas. Salah satunya, Yani, warga Kelurahan Tanjung Rancing, histeris saat melihat pakaian yang dikenakan korban.
Yani mengenali pakaian tersebut sebagai milik anaknya, Marini (18), yang telah hilang sejak Kamis (12/6/2025) usai pamit untuk melamar pekerjaan di sebuah toko kosmetik di kawasan Kayuagung. Sejak saat itu, Marini tidak pernah kembali dan ponselnya tidak bisa dihubungi.
Keluarga kemudian memastikan bahwa korban adalah benar Marini. Jenazah segera dievakuasi oleh pihak kepolisian untuk proses identifikasi dan autopsi.
Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Eko Rubiyanto, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab kematian dan pelaku di balik peristiwa tragis ini.
“Proses identifikasi dan pengumpulan barang bukti masih berlangsung. Kami akan segera menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik,” tegasnya. (HWJ)

