RELUNG.ID – WAR dengan raja iblis Lucius Zogratis hal yang membuat Yami Sukehiro Kapten Black Bull yang paling berat menjalankannya. Lantaran dia harus memunuh sahabatnya sendiri Morgen Faust.
Morgen adalah sahabat Yami saat masih hanya menjadi ksatria sihir di rusa abu-abu. Saat itu usia mereka 15 tahun sama-sama baru mendapatkan grimoire dan mendafatar ke ujian masuk ksatria sihir.
Bersama-sama menjadi anggota regu rusa abu-abu membuat Yami tidak dapat melupakan kebersamaan dengan sahabat baiknya itu. Sedangkan Yami pada dasarnya orang yang sulit bisa akrab dengan seseorang.
Baca Juga: Spoiler Black Clover 358: BIG WAR! Giliran Kapten Sihir Mereoleona Terancam Mati
Dari segi sihir pun mereka sepertinya menjadi takdir bersahabat. Yami memiliki sihir kegelapan dan Morgen sihir cahaya.
Keduanya menjadi sorotan di era itu sebagai ksatria sihir yang paling menonjol. Di mata Yami, Morgen memiliki kepribadian yang periang dan berperilaku baik, berlawanan dengan sikap egois dan perilaku nakal saudara kembarnya Nacht Faust.
Dia akhirnya mati karena menyelamatkan hidup Nacht Faust! Saat itu Morgen melihat Nacht menggunakan praktek sihir terlarang. Namun dia tidak mau melaporkannya dan melakukan penyelidikan sendiri.
Baca Juga: Minato Namikaze dan Itachi Uchiha Paling Populer di Anime Naruto
Saat dia melihat Nacht melakukan ritual memanggil Lucifugus dia langsung melompat ke dalam lingkaran sihir. Dia menghancurkan paksa segel gelang dan mengirim lagi Lucifufus ke dunia bawah. Dampaknya dia harus mati dan meninggal dipelukan Nacht.
Kenangan indah dan kebaikan temannya itu membuat Yami teringat. Dia tidak rela membunuh sahabatnya sendiri.
Namun melihat tingkah Morgen yang membunuh para ksatria sihir dia harus nekat harus membunuh sahabatnya. Yami berkata kau bukanlah Morgen yang kukenal.
Pertarungan mereka akan berlanjut di chapter 358, mau tidak mau berat atau tidak Yami harus rela membunuh sahabatnya sendiri.

