Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Permukaan Air Lahan Gambut Turun, Potensi Karhutla di OKI Meningkat
Regional

Permukaan Air Lahan Gambut Turun, Potensi Karhutla di OKI Meningkat

alwiBy alwi23/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Manggala Agni saat melakukan patroli untuk mengantisipasi Karhutla di OKI. (Istimewa/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kondisi permukaan air di sejumlah lahan gambut yang ada di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat ini mulai menurun.

Hal itu berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten OKI.

Baca juga :   Damkar Muba Sigap Padamkan Karhutbunlah di Serasan Jaya, Bupati Apresiasi Gerak Cepat Tim

Menurunnya permukaan air di lahan gambut OKI diketahui usai dilakukan pengukuran oleh personel Manggala Agni Sumatera Daops XVII/OKI.

Kepala Manggal Agni Sumatera Daops XVII/OKI, Edi Satriawan mengatakan, pengukuran itu dilakukan mengingat lahan gambut yang ada di Kabupaten OKI cukup luas.

“Karena musim kemarau, rata-rata kondisi permukaan air di lahan gambut sudah mulai turun dan berpotensi terjadinya karhutla di Kabupaten OKI,” kata Edi, Senin (23/6/2025).

Baca juga :   Karhutla Meluas, Lemahnya Tanggung Jawab Kepala Daerah Dinilai Tidak Hanya Bikin Malu Provinsi Tetapi Negara

Edi menjelaskan, jika hujan tidak turun secara terus menerus akan menjadi pemicu terjadinya karhutla lebih cepat. Seperti diketahui, jika lahan gambut sudah terbakar akan sulit dipadamkan, terlebih lagi permukaan airnya sudah menurun.

Tidak hanya permukaan air di lahan gambut yang menurun, Edi juga mengungkapkan bahwa kondisi debit air di Sungai Komering juga mengalami penurunan.

“Ini juga akan menjadi kendala bagi satgas karhutla nantinya, karena selama ini petugas menggunakan air dari Sungai Komering untuk memadamkan api,” ungkapnya.

Baca juga :   Karhutla Kembali Muncul di Muba, Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Api di Dua Kecamatan

Menyikapi hal tersebut, pihak Manggala Aqni berjanji akan lebih gencar melakukan patroli mandiri secara rutin, termasuk melakukan pengecekan permukaan air lahan gambut dan persediaan air di kawasan rawan karhutla.

“Yang sudah terealisasi 9 desa sasaran patroli mandiri, yakni Desa Perigi, Air Rumbai, Riding, Tanjung Sari Ulak Depati, Secondong, Terusan Jawa, Kayu Labu dan Menang Raya,” jelasnya.

Dari hasil patroli yang telah dilakukan sejak April lalu, pihak Manggala Agni menyebutkan hingga saat ini tidak ada lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten OKI.

Baca juga :   Polda Sumsel Terjunkan Personel, Bantu Padamkan 10 Hektar Lahan Gambut di OKI yang Terbakar

Menghadapi musim kemarau dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla, pemerintah Kabupaten OKI bakal menggelar apel pasukan Kesiapsiagaan Karhutla pada awal Juli 2025 nanti.

“Apel gelar pasukan kesiapsiagaan karhutla semua untuk stakeholder terkait. Agar lebih maksimal dalam pelaksanaannya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI, Listiadi Martin.

Diungkapkan Listiadi, untuk pelaksanaan apel pasukan kesiapsiagaan karhutla ini dilakukan rapat koordinasi terlebih dahulu.

Baca juga :   Donasi untuk Agam Rinjani dari Warga Brasil Resmi Dibatalkan, Dana Dikembalikan Penuh


Listiadi juga mengatakan, Pemkab OKI telah melaksanakan rapat koordinasi terkait apel pasukan kesiapsiagaan karhutla.

“Kami tengah memikirkan strategi pencegahan dan penanggulangan karhutla untuk tahun ini,” pungkasnya. (HWJ)

BPBD OKI Karhutla Lahan gambut Musim Kemarau OKI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHUT Bhayangkara Ke-79, Dokkes Polrestabes Palembang Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Kambang Iwak
Next Article MediaTek Umumkan Dimensity 8450 dengan Peningkatan Efisiensi dan Dukungan AI
alwi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,972 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,843 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,816 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?