RELUNG.ID – Pasukan khusus rahasia tertinggi (SWORD) menyusup ke pulau Beehive markas Blackbeard. Mereka emosi karena kapten SWORD Koby ditangkap.
One Piece chapter 1080, Blackbeard meminta semua anggota angkatan laut dari SWORD menyerah dan melakukan negosiasi untuk penyelamatan Koby.
Baca Juga: Ini Alasan Jiraiya Korban Nyawa untuk Naruto
Blackbeard meminta pemerintah dunia menyerahkan pulau Beehive yang akan dijadikannya markas penjahat. Disana juga sudah banyak sekali penduduk yang ditawan untuk dijadikan budak.
Aokiji Kuzan mantan Admiral angkatan laut sekarang anggota kru Blacbeard menjawab itu tidak akan terjadi. Dia menyebutkan SWORD bergerak bukan atas perintah pemerintah dunia.
Mereka yang bergabung dalam SWORD rata-rata yang sudah melayangkan surat berhenti dari angkatan laut. Tujuan mereka datang untuk menyelamatkan Koby dan menantang Yonko Blackbeard secara terang-terangan.
Koby yang berusaha melarikan diri ikut mengajak para tawanan untuk ikut kabur.
Baca Juga: Merawat Naruto Sejak Kecil, Iruka Umino Rela Tidak Menikah
Dalam pelariannya dia ditolong oleh anggota SWORD yang sudah berhasil menyusup. Yakni, Penasehat besar SWORD Tsuru, Komandan SWORD Hibari dan Pangeran Grus.
Dari kejauhan terlihat kapal tempur bajak laut milik Monkey D. Garp terbang melayang di udara.
Semua penjahat berteriak siapa yang ada diatas itu sang pahlawan legendaris Wakil Admiral Grap. Dari atas Grap berteriak kencang apa kalian sadar yang kalian culik itu murid kesayanganku
Dia mengeluarkan tinju Galaxy Impact sebuah Ki membentuk bola besar seperti Galaxy melesar ke pulau membuatnya hancur lebur. Padahal hanya satu pukulan Garp saja, loh.

