RELUNG.ID – Nuansa kekeluargaan dan semangat kolaborasi menyelimuti audiensi antara Bupati Musi Banyuasin (Muba) H. M. Toha dan puluhan kepala desa yang tergabung dalam Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Muba masa bakti 2025–2030. Pertemuan berlangsung di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu siang (2/7), menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi pembangunan dari desa hingga pusat.
Ketua DPC APDESI Muba, Surianto, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan sambutan hangat dari Bupati Toha. Ia menegaskan bahwa audiensi ini menjadi wadah penting bagi kepala desa untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pimpinan daerah.
“Ini bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi bentuk nyata sinergi antara desa dan pemerintah kabupaten. Kami membawa suara masyarakat dan harapan untuk tata kelola desa yang lebih baik,” ujar Surianto.
Dalam forum tersebut, Surianto mengajukan sejumlah usulan strategis seperti permohonan fasilitas sekretariat operasional, kendaraan dinas, serta kejelasan sistem pendapatan bagi pengurus APDESI. Ia juga mengusulkan pertemuan catur wulan antara kepala desa, Bupati, DPRD, dan OPD untuk memperkuat koordinasi pembangunan desa.
Tak hanya itu, pemerataan pembangunan infrastruktur, evaluasi pelatihan Dana Desa, kejelasan batas wilayah administratif, hingga pelibatan kepala desa dalam penyusunan regulasi daerah turut menjadi sorotan.
“Kami juga mendorong perhatian lebih terhadap kesejahteraan perangkat desa dan tokoh masyarakat seperti guru TPA, guru TK, imam masjid, dan marbot. Mereka adalah ujung tombak pelayanan di desa,” tambahnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Muba H. M. Toha menyampaikan apresiasi atas semangat para kepala desa yang terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dari tingkat paling bawah.
“Seluruh aspirasi akan kami pelajari dan tindak lanjuti secara bertahap sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah daerah sangat terbuka terhadap masukan dari desa karena desa adalah pondasi utama kemajuan Muba,” jelas Bupati Toha.
Ia juga berpesan agar para kepala desa senantiasa menjaga integritas, memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, dan membangun komunikasi yang harmonis dengan semua pemangku kepentingan.
“Ketika desa kuat, maka kabupaten akan lebih cepat mencapai kesejahteraan. Mari kita bangun Muba dari akar, bersama-sama,” pungkasnya.[THQ]

