RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) kembali menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kali ini, Pemkab Muba resmi meluncurkan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terpadu yang dapat diakses melalui portal digital https://skm.mubakab.go.id.
Aplikasi ini memungkinkan warga memberikan penilaian langsung terhadap pelayanan yang mereka terima di berbagai unit layanan pemerintah, seperti Mal Pelayanan Publik, kantor dinas, kecamatan, dan unit layanan lainnya. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong evaluasi kinerja instansi secara lebih transparan, cepat, dan partisipatif.
“Melalui aplikasi ini, masyarakat kini tidak hanya sebagai penerima layanan, tetapi juga berperan sebagai evaluator dalam upaya perbaikan pelayanan publik,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba, Herryandi Sinulingga AP, Senin (14/7/2025).
Mudah Diakses, Ramah Pengguna
Aplikasi SKM dirancang dengan antarmuka yang sederhana dan mudah diakses semua kalangan. Proses penggunaannya cukup mudah:
- Warga mengakses layanan publik seperti biasa.
- Setelah dilayani, mereka cukup memindai QR Code yang tersedia di area layanan.
- QR Code tersebut langsung mengarahkan ke formulir survei digital di portal SKM.
“Seluruh data akan otomatis tersimpan dan bisa dimonitor secara real-time oleh instansi terkait lewat dashboard admin yang sudah terintegrasi,” jelas Daud Amri, Sekretaris Dinkominfo Muba.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa aplikasi ini kompatibel dengan berbagai perangkat, mulai dari ponsel hingga komputer. Bahkan, ke depannya, fitur tambahan seperti grafik tren kepuasan, kolom umpan balik khusus, dan notifikasi internal akan segera ditambahkan.
Kehadiran aplikasi SKM bukan hanya alat umpan balik, tetapi juga alat strategis untuk mengukur kinerja instansi. Data yang dikumpulkan dapat digunakan untuk:
- Mendeteksi dan memperbaiki titik lemah pelayanan secara cepat
- Menyusun kebijakan berbasis data (evidence-based policy)
- Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan
- Mewujudkan sistem layanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat
“Melalui SKM terpadu ini, Pemkab Muba terus membangun tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tutup Herryandi.
Dengan peluncuran inovasi ini, Pemkab Muba mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya lebih baik, tetapi juga lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.[THQ]

