RELUNG.ID – Dua sekawan di Palembang yakni Renza Agustian (24) dan Putra Agung Adrian (29), harus dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban penusukan.
Tidak terima dengan kejadian tersebut, kakak kandung korban Renza yakni Ardiansyah (35) mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan peristiwa yang dialami adiknya.
Ditemui usai membuat laporan polisi, Ardiansyah menceritakan kejadiannya bermula ketika Renza dan Putra sedang nongkrong bersama terlalor RK di Hillside Resto and Cafe yanh berada di Jalan Taman Kenten, Kecamatan IT III Palembang, Sabtu (26/7) sekitar pukul 20.00 WIB.
Ketika asyik nongkrong, handphone milik Reza yang diletakkan di atas meja telah raib dicuri. Korban sempat menanyakan ponsel tersebut kepada teman-temannya yang berada di lokasi, namu tidak ada satupun orang yang mengetahui pencurian itu.
“Menurut keterangan adik saya, gegara handphone dia yang hilang. Namun tidak ada yang melihat dan mengetahuinya,” ungkap Ardiansyah yang tercatat sebagai warga Jalan Sukawinatan, Lorong Arjuna, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Ketika hendak pulang, lanjur Ardiansyah, korban Renza yang masih merasa kehilangan ponselnya meminta kepada Putra untuk menghubungi nomornya. Hanya saja, ponsel tersebut terdengar dari dalam mobil milik RK.
“Mungkin dia (terlapor) tidak terima, jadi langsung marah-marah dan mengambil sebilah pisau di dalam dashboard. Pertama dia menyerang Putra dan lanjut menyerang Denza,” tambah Ardiansyah.
Akibat dari kejadian itu, Renza mengalami luka di bagian dada, lengan kiri, paha kiri dan bahu belakang sebelah kiri. Sementar korban Putra mengalami luka paha kanan, bahu kanan, punggung kanan dan kepala kanan atas.
Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Ipda Erwin membenarkan adanya laporan kakak korban terjadi laporan penganiayaan,” Laporan sudah kita terima dan ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidum, untuk melakukan penyelidikan,” tutupnya. (DNP)
