RELUNG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengambil langkah tegas dalam efisiensi anggaran dengan melelang kendaraan dinas yang jumlahnya dinilai berlebih di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan proses ini diawali dengan inventarisasi dan penertiban aset, khususnya kendaraan dinas jabatan dan kendaraan operasional. Berdasarkan data, Pemkot memiliki sekitar 2.987 unit kendaraan yang tersebar di berbagai OPD.
“Hari pertama inventaris, Senin (11/8/2025), kami mencatat 743 kendaraan dari 9 OPD, ditambah lebih dari 100 kendaraan sewa. Menariknya, penggunaan sistem sewa justru membuat anggaran lebih efisien,” ujar Dewa.
Dewa meminta Sekda Palembang, Aprizal Hasyim, selaku pengelola dan pengguna barang, segera menindaklanjuti proses pelelangan kendaraan yang memenuhi kriteria sesuai peraturan. “Langkah ini penting untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD),” jelasnya.
Pada hari perdana inventaris, Dewa bersama Sekda meninjau langsung kendaraan dinas yang diparkir di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) dan menempelkan stiker inventaris sebagai penanda aset daerah.
“Tertib administrasi itu kunci. Ini menjadi pembelajaran agar penertiban operasional terus berjalan,” tegasnya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palembang, Ahmad Nasir, menambahkan, inventarisasi dilakukan untuk memastikan semua kendaraan tercatat sesuai peruntukan, tidak hilang, dan memenuhi ketentuan Permendagri terkait pelaporan Barang Milik Daerah (BMD).
Pemeriksaan mencakup kendaraan roda empat hingga roda enam, termasuk kendaraan sewa. Proses inventaris dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, dimulai dari halaman BKB sebagai lokasi perdana.[THQ]

