RELUNG.ID – Gorengan di bulan puasa terkadang menjadi asupan favorit masyarakat Indonesia. Gorengan kerap dijadikan takjil sekedar membatalkan puasa untuk menganjal perut sebelum makan.
Ternyata, makan gorengan terlalu sering saat puasa berbahaya loh. Dilansir dari laman hellosehat inilah bahaya terlalu sering makan gorengan saat buka puasa.
Baca Juga: KAMU TAHU GAK! Tsunade Ninja Medis yang Takut Darah
1. Mengiritasi Usus
Gorengan termasuk dalam salah satu makanan yang tinggi akan lemak, lemak itu sendiri merupakan zat gizi yan paling lambat dicerna jika dibandingkan dengan zat gizi yang lain. Menurut International Journal of Molecular Medicine, makanan berlemak tinggi dapat memicu sakit perut, diare, dam kram.
2. Merusak Bakteri Baik di Usus
Jika kita sering makan gorengan untuk buka puasa itu berisiko mengurangi jumlah bakteri baik yang ada di dalam usus dan menambah bakteri jahat.
Bakteri sehat di dalam usus berfungsi untuk mencerna serat, mengendalikan respon tubuh pada infeksi, serta meningkatkan kolesterol baik.
Baca Juga: Bjorka Kembali Berulah? Netizen Gak Percaya dan Minta Bongkar Harta Kekayaan Pejabat
3. Menyebabkan Obesitas
Mungkin kamu sudah tahu bahwa gorengan adalah salah satu makanan yang dihindari saat melakukan program diet. Hal ini disebabkan karena gorengan tinggi akan kalori yang dapat menyebabkan berat badan naik.
Jadi, sebaiknya kurangi konsumsi makan gorengan agar berat badan tetap stabil.
4. Memicu Datangnya Banyak Penyakit
Dengan kandungan lemak dan kalori yang tinggi, gorengan dapat termasuk dalam salah satu makanan yang tidak baik dikonsumsi dalam jangka panjang. Jika hal tersebut dilakukan, maka ini akan mengundang banyak penyakit serius seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.
Itulah risiko terlalu sering mengonsumsi gorengan untuk buka puasa. Kita tahu bahwa puasa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, oleh sebab itu, sebaiknya kita imbangi dengan makan makanan yang bergizi.

