RELUNG.ID – Presiden RI, Joko Widodo bersama Menkeu, Sri Mulyani meninjau kegiatan penyampaian SPT Pajak.
Berdasarkan data, hingga saat ini penyampaian SPT Pajak sudah mencapai 6,6 juta Wajib Pajak (WP).
“Jumlah penyampaian SPT pajak ini meningkat dari tahun kemarin di periode yang sama,” kata Presiden RI, Joko Widodo.
Baca Juga: Pembunuh Ayah Zoro Akan Terungkap di Chapter 1078 One Piece
Dari data tahun kemarin di periode yang sama, jumlah penyampaian SPT Pajak sebanyak 5,4 juta. Jokowi pun mengimbau masyarakat dalam menyampaikan SPT ini tidak perlu mengantri di kantor pajak. Melainkan dapat dilakukan secara online di rumah.
“Kita bisa e-Filing dari rumah, online dari rumah,” ujarnya.
Meningkatnya jumlah penyampaiakn SPT sejak awal tahun ini, membuktikan bahwa masyarakat antusias dalam menyampaikan SPT mereka. Karena itu, dia pun mengaku mengapresiasi dan senang. “Saya sendiri juga sudah menyampaikan SPT lewat e-Filing hari Senin yang lalu,” ujarnya.
Dia mengimbau kepada seluruh wajib pajak agar dapat segera menyampaikan SPT hingga tanggal 31 Maret 2023. Kepala Negara menyebut bahwa penerimaan negara dari pajak nantinya akan digunakan untuk mendorong pembangunan Tanah Air.
Baca Juga: Viral! Seorang Wali Santri Diduga Pukul Pengajar di Ponpes Muara Enim
“Penerimaan negara dari pajak kita harapkan bisa nanti kita pakai untuk subsidi bbm, subsidi listrik, subsidi pupuk, untuk dana desa, untuk bantuan sosial, untuk membangun jalan, untuk membangun pelabuhan, untuk memperbaiki jalan, itu semuanya dari penerimaan pajak yang kita dapatkan,” pungkasnya.

