RELUNG.ID- Bertepatan dengan Hari Literasi Internasional, PT Hutama Karya (Persero) menegaskan komitmennya dalam memperkuat akses pendidikan melalui program HK Peduli Pendidikan selama lima tahun ke depan.
Program ini berjalan melalui tiga pilar utama: literasi komunitas, beasiswa pendidikan, dan sarana prasarana sekolah.
Pilar literasi komunitas menghadirkan Motor Pustaka dan Perahu Pustaka, perpustakaan digital (Edu-BP), pojok literasi, serta donasi buku melalui ATM Buku, untuk menjangkau desa dan pulau terpencil.
Pilar beasiswa pendidikan memberikan dukungan bagi siswa, santri, dan mahasiswa rentan, sekaligus pengayaan vokasi melalui program HK Mengajar. Sementara itu, pilar sarana prasarana memperbaiki ruang belajar, menyediakan perangkat digital, alat peraga, hingga fasilitas PAUD, menjangkau ribuan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“Inovasi ini memastikan anak Indonesia tidak tertinggal dalam akses pendidikan dan literasi. Ibarat jalan tol menghubungkan kota dengan kota, pendidikan menghubungkan masa kini dengan masa depan,” kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, Senin (8/9/2025).
Program ini telah menjangkau ribuan siswa, guru, dan penggiat literasi, memperkuat ekosistem belajar dan menumbuhkan budaya membaca, mulai dari kelas sederhana di desa hingga pulau terpencil.
Kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah, komunitas lokal, dan anak perusahaan memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran.
Hutama Karya juga menyelaraskan inisiatif ini dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, termasuk akses pendidikan yang adil, keterampilan teknis dan vokasional, serta lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
“Momentum Hari Literasi Internasional menjadi pengingat untuk menjaga konsistensi dan akuntabilitas dampak. Akses pengetahuan yang merata dan program yang berkelanjutan adalah investasi yang akan menentukan masa depan pendidikan Indonesia,”ujar Adjib. [YKP]

