RELUNG.ID- Wali Kota Palembang, Ratu Dewa meninjau Terminal Karya Jaya, sebagai tindak lanjut rapat besar mengenai pengaturan lalu lintas kendaraan besar di jalan-jalan protokol, Selasa (16/9).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan terminal tersebut dijadikan kantong parkir kendaraan bertonase besar sebelum memasuki kawasan perkotaan.
Ratu Dewa mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan selaku pemilik aset Terminal Karya Jaya. Menurutnya, terminal ini representatif untuk menampung kendaraan besar sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun potensi kecelakaan di dalam kota.
“Alhamdulillah, hari ini kepala balai juga hadir untuk melihat kesiapan Terminal Karya Jaya dijadikan kantong parkir. Jangan sampai nyawa masyarakat jadi korban sia-sia. Banyak desakan dari warga agar segera dicarikan solusi, dan pagi ini kita tindak lanjuti hasil rapat kemarin,” ujarnya.
Sesuai Peraturan Wali Kota, kendaraan besar baru diperbolehkan masuk Palembang mulai pukul 21.00 WIB. Namun, dalam praktiknya, masih banyak truk trailer dan fuso yang beroperasi di luar ketentuan.
“Kemarin kita sudah minta dihentikan mulai dari Jalan Parameswara, sambil menunggu kantong parkir disiapkan,” tambahnya.
Berdasarkan pengalaman saat arus mudik Lebaran, Terminal Karya Jaya mampu menampung sekitar 75 kendaraan. Kapasitas itu, kata Ratu Dewa, akan dievaluasi kembali agar bisa menampung hingga 150 unit, tentunya dengan pengecekan kekuatan dan daya tampung.
Selain Terminal Karya Jaya, sempat ada opsi lahan milik Alex Noerdin. Namun, setelah koordinasi dengan kepolisian, lokasi tersebut dinilai tidak memungkinkan. Karena itu, untuk di Terminal Karya Jaya akan dilakukan sejumlah perbaikan fasilitas, seperti pengecoran jalan, penambahan penerangan, hingga pemasangan CCTV.
“Hari ini surat resmi ke balai langsung kita buat. Sembari administrasi berjalan, kendaraan besar juga sudah bisa diarahkan ke sini. Jika ada yang masih melanggar, kepolisian akan bertindak dengan penilangan, sementara Dinas Perhubungan hanya bisa mengarahkan,” tegasnya.[DSK]

