RELUNG.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang sukses menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2025 pada 16–19 September 2025 di Gedung Academic Center, Kampus Sudirman. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang penting untuk mengevaluasi pencapaian kinerja universitas sekaligus merumuskan kebijakan strategis menuju rekognisi internasional.
Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., dalam penutupan RTM pada Kamis (18/9/2025) menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas academica atas dedikasi dan kinerja yang luar biasa.
“Sembilan puluh persen indikator kinerja universitas tahun 2024 melampaui target. Ini pencapaian luar biasa. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras semua pihak dalam mengawal RTM sebelumnya. Tahun 2026 akan menjadi tahun penting, dengan rencana pendirian Fakultas Kedokteran, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), peningkatan status Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) menjadi utama, serta pembentukan Pusat Studi Melayu,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).
Prof. Adil menegaskan bahwa penguatan distingsi Islam Melayu adalah salah satu fokus strategis universitas.
“Kita memiliki keunggulan yang belum sepenuhnya kita optimalkan sejak bertransformasi. Insya Allah, dengan kajian dan pengembangan yang berkelanjutan, UIN Raden Fatah akan menjadi pusat kajian Melayu dunia. Ini yang membedakan kita dari perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) lainnya,” tegasnya.
Ia juga menyebut UIN Raden Fatah menyimpan kekayaan naskah dan manuskrip Melayu yang sangat berharga sebagai landasan akademik.
“Alhamdulillah, naskah-naskah Melayu yang kita miliki adalah aset intelektual penting yang akan menjadi pijakan dalam membangun distingsi dan rekognisi global,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Arne Huzaimah, M.Hum., menyampaikan bahwa RTM 2025 telah terlaksana dengan baik.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga budaya mutu dan memastikan UIN Raden Fatah semakin unggul di kancah internasional,” ujarnya. (DSK)

