Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kepala BNN : Sumsel Jangan Ada Istilah Sabu Ditukar Sawit
Regional

Kepala BNN : Sumsel Jangan Ada Istilah Sabu Ditukar Sawit

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda02/03/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI gencar menggelorakan War On Drugs di Sumatera Selatan (Sumsel).

Usai launching Kampus Bersinar (Bersih Narkoba) di Universitas Sriwijaya (Unsri) kemarin.

Baca Juga: Kampung Kapitan Rusak 75%, Pemko Tak Bisa Berbuat Apa-apa

Kali ini kembali meluncurkan program Perkebunan Bersinar dan Desa Wisata Tematik Bersinar.

Launching program hasil kerjasama dengan Pemprov Sumsel itu digelar di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Kamis (2/3) pagi.

Baca Juga: Riset LKPI: Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Pj Bupati Muba Apriyadi

“Di tempat lain ada istilah STS atau sawit tukar sabu, saya harapkan tidak terjadi di Sumatera Selatan. Jadi cukup istilah itu ada di tempat lain,” kata Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose.

Diwawancarai usai kegiatan, Petrus menjelaskan, di daerah perkebunan kebanyakan kalangan bawah mencuri buah kelapa sawit kemudian dijual maupun ditukar dengan narkotika sabu-sabu.

“Sedangkan Desa Bersinar, biasanya intervensi itu akan kita lakukan. Jadi, ada program di BNN namanya Intervensi Berbasis Masyarakat. Jadi, tidak hanya dengan pemerintah, tapi bagaimana kita melibatkan masyarakat,”pungkasnya

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDirumorkan Bakal Jadi James Bond Baru, Ini Klarifikasi Taron Egerton
Next Article Tidak Jelas Motifnya! Bocah 16 Tahun di Palembang Disiram Air Keras
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,929 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,801 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,773 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?