RELUNG.ID- Setelah sempat turun dalam tiga hari terakhir, harga emas dunia kembali bergejolak dan mencatatkan rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini langsung berdampak pada harga emas di dalam negeri, baik emas murni maupun emas perhiasan.
Di Palembang, harga emas perhiasan naik rata-rata Rp250 ribu per suku (6,7 gram). Dari sebelumnya Rp11.550.000 per suku, kini mencapai Rp11.800.000 per suku untuk kadar 92 persen (22 karat) di Toko Emas Makmur Jaya, Terminal Perumnas Sako. Harga tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan perhiasan.
Sementara itu, harga emas murni juga melonjak signifikan. Emas Antam hari ini dibanderol Rp2.169.000 per gram atau naik Rp41.000 dari harga kemarin Rp2.128.000 per gram. Harga buyback juga naik Rp41.000 menjadi Rp2.011.000 per gram.
Marketing Regional Galeri 24 Area Palembang, Ricky Darmawan, menyebut harga emas Galeri 24 Pegadaian ikut terkerek naik.
“Harga jualnya Rp2.155.000 per gram atau naik Rp43.000 dari harga kemarin Rp2.112.000 per gram. Harga buyback juga naik menjadi Rp2.005.000 per gram,” jelasnya, Selasa (22/9/2025).
Ricky menegaskan, lonjakan ini memecahkan rekor harga emas tertinggi sepanjang masa. Kenaikan dipicu oleh penurunan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).
“Meski harga terus naik, masyarakat justru cenderung menyimpan emas daripada menjualnya. Penjualan emas malah meningkat, dalam sehari bisa mencapai 1 hingga 2 kilogram, baik emas murni maupun perhiasan,” ungkapnya.[CKM]

