RELUNG.ID – Harga buyback atau jual kembali emas perhiasan di Kota Palembang kembali naik pada Senin (13/10/2025).
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas, harga buyback kini mencapai Rp500 ribu per suku atau sekitar 6,7 gram.
Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya harga jual emas perhiasan yang saat ini menyentuh Rp13,2 juta per suku tertinggi sepanjang tahun 2025.
Menurut para pedagang, penyesuaian harga buyback dilakukan karena adanya kenaikan biaya upah pemurnian produk, serta meningkatnya biaya perawatan, operasional toko, dan bisnis penjualan perhiasan.
“Biaya upah naik sejak sebulan terakhir setelah harga jual emas terus melambung. Sebelumnya, buyback hanya berada di kisaran Rp200 ribu hingga Rp400 ribu per suku,” ujar salah satu pedagang emas di kawasan Pasar 16 Ilir, Palembang, Senin (13/10/2025).
Meski demikian, harga jual dan buyback emas perhiasan bisa berbeda antar toko.
Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh produksi pabrik emas, biaya operasional, serta kebijakan masing-masing toko.
Sementara itu, lonjakan harga emas yang mencapai Rp200 ribu per suku dalam sehari membuat sebagian warga Palembang beralih membeli emas putih dan dinar sebagai alternatif investasi.
Dinar, yang merupakan logam emas dengan nilai jual sekaligus alat tukar, kini semakin diminati karena dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang yang stabil dan tidak terpengaruh inflasi.
Marketing Regional Galeri 24 Pegadaian Area Palembang, Ricky Darmawan mengatakan, tren pembelian dinar meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
“Kami menyediakan produk dinar mulai dari 1/4 dinar hingga 1 dinar. Banyak konsumen memilih dinar karena selisih antara harga beli dan jual (spread) lebih kecil dibandingkan emas batangan,” katanya.
Dia menambahkan, keunggulan lain dari dinar adalah selisih harga buyback yang tidak terlalu jauh, sehingga cocok dijadikan pilihan investasi jangka pendek maupun panjang.
Sebagai informasi, satu dinar memiliki berat 4,25 gram emas murni. (CKM)

