Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Viral Polisi Bersenpi di Tengah Kericuhan LPSE Muba
Regional

Viral Polisi Bersenpi di Tengah Kericuhan LPSE Muba

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda17/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Tangkap Layar suasana saat polisi bersenpi ditengah kericuhan LPSE di Muba. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Video kericuhan di depan Kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat seorang pria bertopi mengenakan kaus bergaris hijau-hitam yang tampak membawa senjata api di pinggangnya, dikerumuni sejumlah orang yang tampak emosi.

Pria tersebut belakangan diketahui sebagai anggota Polri berinisial Briptu DA, personel Polsek Babat Supat, Polres Muba. Meski dalam video terlihat mencoba menenangkan situasi dengan mengucap kata “sabar” berulang kali, keberadaan senjata api justru membuat situasi semakin tegang.

Kapolres Muba langsung merespons cepat beredarnya video itu. Melalui Kasi Humas Polres Muba, Iptu S. Hutahaean, disebutkan bahwa pihaknya telah menurunkan Unit Paminal dan Sie Propam untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggota tersebut.

“Begitu video beredar luas, kami langsung mengambil langkah tegas. Anggota yang bersangkutan telah diamankan dan sedang diperiksa oleh Sie Propam,” ujar Hutahaean, Kamis (16/10/2025).

Senjata api yang tampak dalam video juga sudah disita untuk kepentingan penyelidikan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah Briptu DA melanggar kode etik dan prosedur penggunaan senpi di luar tugas resmi.

“Kami ingin memastikan apakah yang bersangkutan membawa senpi sesuai prosedur dan dalam konteks tugas atau tidak. Semua sedang kami dalami,” jelas Hutahaean.

Sementara itu, klarifikasi datang dari *Tansyori*, anggota Pokja IV Pemkab Muba yang menjadi salah satu pihak di lokasi. Ia menjelaskan bahwa kericuhan terjadi pada Rabu (15/10/2025) siang ketika seorang warga bernama Beni datang ke kantor LPSE untuk membicarakan pekerjaan proyek.

“Kami tidak mau menemui karena pekerjaan itu sudah selesai dan kami merasa terancam,” ujar Tansyori.

Untuk menghindari gesekan, timnya meminta bantuan pengamanan kepada seorang rekan bernama Dodi, yang kemudian menghubungi keponakannya, Briptu DA, agar menjemput mereka dan mengawal saat istirahat makan siang.

“Briptu DA tidak ada kaitan sama sekali dengan urusan proyek. Ia hanya diminta menjemput,” tegasnya.

Meski begitu, kemunculan anggota polisi bersenjata di tengah keributan sipil tetap memunculkan perdebatan publik soal batasan penggunaan wewenang aparat di luar penugasan resmi. Beberapa warganet mempertanyakan mengapa seorang anggota Polri membawa senjata api saat tidak sedang bertugas.

Kasus ini kini menjadi bahan evaluasi bagi Polres Muba dan institusi Polri secara lebih luas — bagaimana menjaga profesionalisme dan etika penggunaan senjata api, agar tidak menimbulkan kesan intimidatif di tengah masyarakat sipil.

“Kami ingin memastikan ke depan setiap anggota memahami konteks dan tanggung jawab ketika membawa senjata. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi,” tutup Hutahaean.[THQ]

Muba Polisi Viral
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral Dugaan Pelecehan di Unsri: Mahasiswa Diduga Lecehkan Pacar Teman Sendiri
Next Article BMKG Sumsel: Suhu Panas Tembus 35 Derajat, Warga Diminta Waspadai Dehidrasi dan Karhutla
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,929 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,801 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,773 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?