Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Rp 216 Triliun Siap Digulirkan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Bisnis

Rp 216 Triliun Siap Digulirkan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda25/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk menjadikan koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi rakyat melalui program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa dana senilai Rp216 triliun telah siap digulirkan guna memperkuat sistem pembiayaan di tingkat akar rumput.

“Uangnya sudah ada di sistem, Rp200 triliun sudah saya taruh dan siap dipakai. Kalau mereka mau pakai, bisa langsung. Masih ada juga dana tambahan Rp16 triliun di APBN kalau nanti diperlukan,” ujar Purbaya di kantornya, Jumat (24/10/2025).

Menurut Purbaya, pendanaan besar ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan koperasi desa menggerakkan ekonomi lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Ia menegaskan, program ini bukan sekadar stimulus, tetapi langkah strategis untuk membangun sistem keuangan rakyat yang efisien dan inklusif.

Skema pembiayaan Kopdes dirancang agar perbankan bisa menyalurkan kredit dengan bunga sangat ringan. Pemerintah hanya membebankan bunga 2 persen kepada bank, sementara selisih bunga ditanggung oleh negara.

“Begitu bank menyalurkan kredit untuk Kopdes, bunganya ke saya cuma 2 persen. Jadi koperasi bisa akses pembiayaan murah dan cepat,” jelas Purbaya.

Ia menambahkan, subsidi bunga dan jaminan pembiayaan ini diharapkan membuat koperasi desa lebih berani memperluas usaha dan menyerap tenaga kerja lokal.

Purbaya juga memastikan tidak ada lagi hambatan birokrasi dalam pencairan dana Kopdes Merah Putih. Ia telah menandatangani surat jaminan Menteri Keuangan yang memberikan kepastian hukum bagi koperasi untuk langsung mengakses pembiayaan ke perbankan.

“Dengan surat itu, koperasi bisa langsung pinjam ke bank mitra tanpa harus melewati proses panjang. Begitu program siap, uang langsung bisa cair,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sejumlah aturan lama telah direvisi, termasuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang sebelumnya menjadi kendala teknis.

Lebih dari sekadar program bantuan, Kopdes Merah Putih dinilai menjadi fondasi baru ekonomi rakyat berbasis desa. Melalui koperasi, pemerintah ingin mengubah pola pembiayaan yang selama ini bertumpu pada lembaga besar menjadi sistem yang tumbuh dari bawah — di mana desa bukan lagi objek pembangunan, tetapi aktor utama ekonomi nasional.

“Koperasi desa adalah jantung ekonomi rakyat. Kalau mereka bergerak, ekonomi daerah ikut bergerak,” ujar Purbaya.

Dengan total dana Rp216 triliun, pemerintah berharap program ini tidak hanya memperkuat koperasi, tetapi juga memicu transformasi struktural ekonomi desa menuju kemandirian dan keadilan ekonomi yang lebih merata.

Program Kopdes Merah Putih menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah sedang menyiapkan jalan baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional berbasis desa. Jika berjalan sesuai rencana, koperasi desa akan menjadi penopang utama dalam pemerataan kesejahteraan dan penguatan daya saing ekonomi lokal.

“Pada dasarnya bukan cuma Rp16 triliun sekarang, tapi sudah Rp216 triliun. Kalau mereka mau pakai, boleh — sistemnya sudah siap,” tutup Purbaya.[THQ]

Koperasi Desa Merah Putih Menkue Purbaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKirim Pesan ke Istri, Pria di Lubuklinggau Akhiri Hidupnya di Kamar Mandi Hotel
Next Article Anime Spesial I Got a Cheat Skill in Another World Bakal Tayang Maret 2026
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,919 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,791 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,764 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?