RELUNG.ID – OpenAI yang merupakan perusahaan rintisan pengembang ChatGPT berencana untuk meningkatkan chatbot viral.
Dengan pengembangan tersebut, maka pengguna ChatGPT dapat menyesuaikan chatbot viral untuk mengatasi kekhawatiran tentang bias dalam kecerdasan buatan.
Dalam sebuah postingan blog perusahaan, mereka menyebutkan telah bekerja untuk mengurangi bias politik dan bias lainyanya tetapi juga ingin mengakomodasi pandangan yang lebih beragam. Artinya, mereka mengizinkan keluaran sistem yang mungkin tidak disetujui oleh orang lain termasuk mereka sendiri.
Baca Juga: Sinopsis Komik ‘Heavens Devourer’ Putra Mahkota yang Hilang Tahta
“Akan selalu ada batasan pada prilaku sistem,” kata perusahaan rintisan yang berbasis di San Fransisco ini.
ChatGPT yang dirilis pada November tahun lalu dan didanai oleh MIcrosoft ini telah memicu ketertarikan besar pada teknologi di baliknya yang disebut AI generatif. Teknologi ini dapat menghasil jawaban yang meniru ucapan manusia sehingga membuat banyak penggunanya terpesona.
OpenAI ini juga mendukung mesin mencarian Bing Microsoft yang baru, mesin pencarian ini dinilai belum siap untuk tayang dan berpotensi berbahaya.
Baca Juga: Nekat, Dua Pria di Palembang Nekat Curi Kursi Teras Rumah, Aksinya Terekam Kamera
Menanggapi hal tersebut, Microsoft mengatakan jika umpan balik yang diberikan penggunanya membantu untuk memperbaiki Bing sebelum peluncuran yang lebih luas, misalnya mempelajari bahwa chatbot AI-nya dapat ‘diprovokasi’ untuk memberikan tanggapan yang tidak diinginkan.
OpenAI mengatakan dalam posting blog bahwa jawaban ChatGPT pertama-tama dilatih pada kumpulan data teks besar yang tersedia di Internet. Sebagai langkah kedua, manusia meninjau kumpulan data yang lebih kecil, dan diberikan panduan tentang apa yang harus dilakukan dalam situasi yang berbeda.
Baca Juga: Xiaomi Bakal Luncurkan Watch S1 Pro Secara Global, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Misalnya, jika pengguna meminta konten yang bersifat dewasa, kekerasan, atau mengandung ujaran kebencian, peninjau manusia harus mengarahkan ChatGPT untuk menjawab dengan sesuatu seperti “Saya tidak bisa menjawabnya.”

