RELUNG.ID – Microsoft memastikan menonaktifkan secara permanen Internet Explorer 11 dari sistem operasi windows 10, saat pembaruan perangkat lunak, Selasa besok (14/2).
Penonaktifan secara permanen Internet Explorer 11 ini diumumkan perusahaan asal Redmond ini sejak Desember lalu.
Dalam pengumumannya, semua perangkat yang belum dialihkan dari Internet Explorer 11 ke Microsoft Edge akan terpengaruh oleh pembaruan ini. Sedangkan, pada windows 10, saat mengklik ikon Internet Explorer akan dialihkan ke Microsoft Edge.
Baca Juga: Sinopsis Komik ‘God Slayer’ Punya Kekuatan Dasyat Ubah Hidup Orang Cacat
Rencana menonaktifkan browser Internet Explorer ini telah dilakukan sejak setengah tahun lalu. Pasca dihentikannya dukungan sejak 15 Juni 2022 lalu. Sementara itu, fitur lawas, yang disebut IE Mode, telah dibangun ke dalam Microsoft Edge modern. Pengguna dapat memuat situs web lawas yang dibuat dengan teknologi usang yang digunakan oleh Internet Explorer.
Perusahaan Microsoft mengumumkan, bahwa keputusan untuk mematikan perangkat lunak melalui pembaruan Edge dibuat untuk membantu organisasi dengan mudah mengalihkan pengguna Internet Explorer 11 yang tersisa ke Microsoft Edge.
Baca Juga: Personel Boyband Korea Selatan, Jaeyoon SF9 Bakal Daftar Wajib Militer Maret Mendatang
Meskipun perangkat lunak itu sendiri akan dinonaktifkan besok, Microsoft mengungkapkan bahwa referensi visual, seperti ikon dan item Start Menu hanya akan dihapus dengan pembaruan keamanan bulanan Windows 2023 pada bulan Juni 2023. Namun, administrator sistem dapat memilih untuk menghapus referensi ini dengan menggunakan “Nonaktifkan kebijakan IE” sebelum tanggal penutupan

