Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Banyuasin Rebut Identitas Pelabuhan Tanjung Carat: Ini Bukan Palembang, Ini Banyuasin!
Bisnis

Banyuasin Rebut Identitas Pelabuhan Tanjung Carat: Ini Bukan Palembang, Ini Banyuasin!

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda12/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST, MM/ Foto: Dudi Oskandar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Banyuasin kian dekat menuju realisasi, namun proyek strategis nasional ini memunculkan polemik baru yakni soal nama siapa yang berhak terukir dalam pelabuhan laut terbesar di Sumatera Selatan tersebut.

Meski seluruh aktivitas Pelabuhan Boom Baru Palembang akan dipindah ke sana, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menolak keras penyematan nama New Palembang Port pada proyek itu. Bagi mereka, pelabuhan yang berdiri di garis pesisir Banyuasin seharusnya membawa nama daerahnya sendiri.

Sekda Banyuasin, Erwin Ibrahim* tegas menyampaikan keberatan itu di hadapan publik.

“Lokasinya 100% di Banyuasin, bukan di Palembang. Jadi mestinya bukan New Palembang Port, tapi New Banyuasin Port,” ujarnya dalam sebuah forum publik.

Menurut Erwin, persoalan ini bukan sekadar soal nama, tetapi pengakuan wilayah dan identitas. Ia mengingatkan bahwa kasus serupa pernah terjadi pada kawasan komersial di Jakabaring yang secara administratif berada di Banyuasin, namun lebih dikenal sebagai bagian dari Palembang.

“OPI Mall, Hotel Wyndham—itu semua Banyuasin. Tapi tetap dicap Palembang. Warga sudah pindah KTP ke Banyuasin, tapi branding wilayah tidak ikut berubah,” katanya.

Ketegangan mereda setelah Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan klarifikasi bahwa New Palembang Port hanyalah nama proyek sementara untuk memudahkan penggunaan secara nasional.

Menurut penjelasan yang diterima Pemkab Banyuasin, saat pelabuhan mulai beroperasi nanti, nama resminya akan berubah menjadi yakni New Banyuasin Port Tanjung Carat.

“Kami puas. Nama proyek boleh Palembang, tapi nama pelabuhan harus Banyuasin. Itu bentuk penghormatan terhadap wilayah dan masyarakatnya.”kata dia,

Selain soal nama, Banyuasin melihat pelabuhan ini sebagai titik balik ekonomi pesisir.

Pelabuhan laut dalam itu diproyeksikan menjadi pusat logistik baru, memicu tumbuhnya industri pelayaran, pergudangan, hingga kawasan industri pesisir. Pusat kegiatan ekonomi Sumsel tidak lagi terpusat di Palembang, tetapi mulai bergeser ke Banyuasin.

Groundbreaking dijadwalkan Februari 2026, menandai langkah besar menuju transformasi ekonomi kawasan Sungsang dan sekitarnya.

“Ini momentum sejarah Banyuasin. Ekonomi baru tumbuh dari pesisir utara. Peluang tenaga kerja, investasi, dan PAD akan meningkat,” jelas Erwin.

Namun, Erwin mengingatkan agar pembangunan tidak mengorbankan kelestarian alam. Kawasan Tanjung Carat memiliki sabuk mangrove yang menjadi pelindung alami dari abrasi dan gelombang.

“Mangrove adalah perisai kami. Industrialisasi tidak boleh merusak ekosistem. Rehabilitasi harus berjalan seiring pembangunan.”kata dia.[THQ]

Banyuasin Pelabuhan Tanjung Carat Tanjung Carat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleQualcomm Kembangkan Chipset Komputer Android
Next Article Modal Mental dan Evaluasi Tajam, Sumsel United Siap Jaga Marwah Kandang Lawan Persikad Depok
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Hukum

Kejari Banyuasin Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana PDAM Rp3,94 Miliar

06/10/202614 Views
Liputan Khusus

Medan Karhutla Sumsel Makin Sulit Dijangkau, Motor Trail Pemadam Mau Digas ke Mana?

05/10/202612 Views
Regional

Jarak Pandang Terbatas, Kapal Sembako Tenggelam di Banyuasin

01/10/202610 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,933 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,803 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,776 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?