RELUNG.ID – Menjelang laga kandang menghadapi PSMS Medan pada Senin (24/11/2025), Sumsel United mengalihkan perhatian penuh pada perbaikan mental dan fokus pemain. Pelatih kepala Nil Maizar menilai persoalan terbesar timnya dalam beberapa laga terakhir bukan pada skema permainan, melainkan hilangnya konsentrasi pada momen krusial.
Dalam sesi latihan di Lapangan Baseball, Jakabaring, Jumat (21/11/2025), Nil terlihat intens memberikan instruksi langsung kepada para pemain. Latihan adaptasi dan pembentukan taktikal menjadi agenda utama, namun penekanan mental bertanding disebut sebagai tujuan paling mendesak.
“Yang kita benahi sekarang bukan cuma cara main, tapi bagaimana pemain tetap fokus dari menit pertama sampai akhir,” ujar Nil.
Setelah kekalahan 3-1 dari Persiraja Banda Aceh, tim pelatih Sumsel United melakukan analisis detail. Mereka menemukan pola bahwa kebobolan kerap terjadi dari kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari—penjagaan longgar, komunikasi terlambat, hingga kontrol bola yang kurang baik.
“Secara permainan, anak-anak tidak kalah agresif. Tapi ketika ada hilang fokus sebentar, lawan langsung memanfaatkan,” kata pelatih asal Payakumbuh tersebut.
Hal inilah yang membuat evaluasi tidak hanya bersifat teknis, melainkan juga psikologis.
Dalam beberapa sesi latihan terakhir, Nil menerapkan skema mini-game dengan aturan ketat: komunikasi harus terus mengalir. Pemain diwajibkan memberi informasi cepat kepada rekan setim tentang posisi, penjagaan, hingga pergerakan lawan.
“Komunikasi ini vital. Kalau ada yang hilang, satu kesalahan bisa jadi gol,” ungkapnya.
Pendekatan tersebut merupakan respons langsung dari kelemahan yang tampak saat menghadapi Persiraja. Meski The Fireball berjuang keras dan mampu mencetak satu gol, kurangnya koordinasi meninggalkan celah besar yang dimanfaatkan lawan.
Laga kontra PSMS Medan akan menjadi ujian penting untuk melihat sejauh mana Sumsel United mampu memperbaiki inkonsistensi. Dengan status sebagai tuan rumah, Laskar Juaro memikul tekanan lebih besar untuk tampil dominan dan menjaga momentum kompetisi.
“Kita ingin menunjukkan perkembangan yang nyata. Kalau fokus bisa dijaga, cara main kita sebenarnya sudah cukup baik,” kata Nil.[THQ]

