RELUNG.ID – Radiator motor tentunya jangan sampai habis bisa menyebabkan mesin panas. Apabila mesin terusan panas bisa membuat mesin rusak dan harus mengeluarkan uang cukup besar untuk perbaikan.
Dilansir dari CNN, terdapat tujuh penyebab air radiator motor cepat habis, simak dibawah ini :
1. Selang radiator bocor
Penyebab air radiator motor cepat habis yang pertama adalah terjadinya kebocoran pada selang. Umumnya selang radiator ini terbuat dari bahan karet yang mudah getas seiring pemakaian. Jika menemukan keretakan, segera ganti dengan selang radiator yang baru untuk mencegah kebocoran.
Baca Juga: Ini 8 Keunggulan Toyota Land Cruiser VX80, Harga Bekasnya jadi Mahal
2. Kisi-kisi radiator bocor
Kisi-kisi radiator memiliki fungsi membantu melepaskan suhu panas air radiator agar dingin kembali. Namun sayangnya, letak radiator motor yang berada di bagian bawah motor rentan membuat kisi-kisi ini mengalami kerusakan karena benturan atau terkena serpihan batu saat motor digunakan.
Benturan ini akan membuat kisi-kisi radiator menjadi bocor dan mengakibatkan air radiator berkurang sedikit demi sedikit. Jika pemilik kendaraan tidak mengetahui kebocoran ini air radiator suatu saat habis.
3. Tutup pembuangan tidak rapat
Letaknya yang berada di bawah radiator membuat tutup pembuangan air radiator sering dilewatkan saat melakukan pengecekan. Jika tidak tertutup sempurna ada kemungkinan air radiator menetes keluar. Perhatikan pola ulir dan juga keran tutup pembuangan, apakah masih layak atau tidak.
4. Tutup radiator aus
Penyebab air radiator motor cepat habis berikutnya adalah terjadinya kerusakan pada tutup radiator. Seiring berjalannya waktu dan terus terpapar suhu panas, tutup radiator ini perlahan akan mengalami keausan yang mengakibatkan tidak bisa menutup sempurna.
Baca Juga: Ini 5 Mobil Minibus Bekas Harga Rp50 Jutaan, Nyaman untuk Keluarga
Jika sudah mulai mengalami keausan, kemampuannya menjaga air radiator tetap berada di dalam radiator berkurang. Dampaknya air radiator bisa keluar melalui rembesan di tutup radiator pada saat motor berjalan, jika dibiarkan kondisi ini akan membuat air radiator makin cepat habis.
5. Kebocoran water pump
Fungsi water pump pada radiator sangat vital. Water pump memiliki tugas memompa air radiator untuk dialirkan ke bagian mesin kendaraan pada saat motor sudah mulai berjalan. Jika bocor, sudah pasti air radiator akan berkurang.
6. Thermostat bermasalah
Thermostat berfungsi sebagai pengatur sirkulasi air radiator agar bisa mengalir teratur untuk mendinginkan suhu mesin. Thermostat akan mulai bekerja jika suhu di mesin motor sudah mencapai 80 derajat celcius. Saat suhu minimum sudah tercapai, maka thermostat akan membuka secara otomatis untuk sirkulasi air radiator.
7. Kebocoran kompresi
Jika semua komponen radiator masih dalam keadaan baik, maka penyebab air radiator motor cepat habis yang terakhir adalah terjadinya kebocoran pada kompresi mesin. Tanda kebocoran kompresi terlihat pada saat mesin dihidupkan dan tutup radiator dibuka, maka akan terlihat gelembung air karena air terus menguap.
Untuk mencegah air radiator cepat habis, lakukan perawatan dengan teratur dengan mengganti air radiator maksimal 1 tahun sekali atau jika air radiator sudah keruh. Lakukan pengecekan pada tabung penampungan sebelum motor mulai digunakan.

