Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Produksi Melimpah, Merek Kopi Sumsel Masih ‘Tertidur’: APINDO Desak Lahirnya Brand Unggulan Berkelas Dunia
Bisnis

Produksi Melimpah, Merek Kopi Sumsel Masih ‘Tertidur’: APINDO Desak Lahirnya Brand Unggulan Berkelas Dunia

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda27/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Seorang petani di kota Pagar Alam sedang memanen kopi. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Meski menjadi salah satu lumbung kopi terbesar di Indonesia, Sumatera Selatan (Sumsel) ternyata masih berjuang untuk menancapkan identitas merek kopinya di pasar nasional dan internasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Sumsel berada di posisi keempat produsen kopi terbesar nasional dengan kontribusi hingga 26 persen. Namun, dominasi itu belum tercermin dalam kekuatan jenama lokal.

Fenomena timpangnya produksi dan branding tersebut mendapat sorotan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumsel. Ketua APINDO Sumsel, Sumarjono Saragih, menilai Sumsel terlalu lama puas sebagai penghasil kopi, tetapi belum mampu menjadi pusat inovasi dan standar mutu kopi Indonesia.

“Jangan hanya bangga sebagai penyumbang terbesar. Kita harus menjadi yang terbaik,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Menurut Sumarjono, kopi asal Sumsel—yang dikenal berkualitas tinggi—seharusnya hadir dengan identitas kuat. Ia menyoroti fakta bahwa banyak produk kopi Sumsel justru dikemas dan dijual dengan merek luar daerah, sehingga nilai tambah tidak kembali ke petani lokal.

“Kopi kita enak, tapi brand-nya tidak kita kuasai. Konsumen lebih mengenal Lampung, padahal sebagian bahan bakunya dari Sumsel,” katanya.

APINDO menekankan perlunya membangun ekosistem berkelanjutan yang berfokus pada petani sebagai pusatnya. Hilirisasi, modernisasi, dan standardisasi global menjadi faktor penentu jika Sumsel ingin menjadi center of excellence kopi nasional.
“Pasar dunia menuntut kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan. Itu harus dipenuhi jika kita ingin bersaing,” tegasnya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengakui bahwa penamaan dan penguatan branding kopi daerah masih menjadi pekerjaan rumah besar. Ia menilai percepatan ekspor dan efisiensi logistik dapat menjadi pembuka jalan bagi kebangkitan merek kopi Sumsel.
“Pelabuhan samudra Tanjung Carat sedang kita siapkan. Begitu beroperasi, distribusi akan lebih cepat dan peluang ekspor langsung makin besar,” kata Deru.

Deru menambahkan, sistem pengiriman satu pintu hingga dukungan perbankan sangat dibutuhkan untuk membesarkan brand kopi lokal agar mampu menembus pasar premium.

Di sisi lain, geliat ekspor menunjukkan tren positif. Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sumsel, Sri Endah Ekandari, mengungkapkan bahwa Sumsel baru saja melepas pengiriman kopi liberika ke Malaysia.

Selama November 2025, BKHIT memfasilitasi ekspor 18,5 ton kopi asal Jarai, Kikim, Tanjung Sirih (Kabupaten Lahat), dan Semendo (Muara Enim).

“Semua biji kopi telah melalui pemeriksaan fisik dan uji laboratorium untuk memastikan bebas OPTK dan memenuhi standar negara tujuan,” ucapnya.[THQ]

APINDO Kopi Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrabowo Instruksikan Bahlil Tegakkan Aturan Terkait Polemik Bandara Khusus PT IMIP
Next Article Bandara Khusus PT IMIP Terungkap Beroperasi Tanpa Otoritas Negara, Menhan: Tak Boleh Ada Republik dalam Republik
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20265 Views
Regional

Sumsel Masih Berasap, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Tiga Wilayah

06/10/20266 Views
Regional

Karhutla Sumatra-Kalimantan Disorot Leonardo DiCaprio

05/10/20266 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,949 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,818 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,791 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?