Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Cuaca Ekstrem Picu 221 Bencana di Sumut: 43 Tewas, 88 Hilang, Lebih dari Seribu Mengungsi
Regional

Cuaca Ekstrem Picu 221 Bencana di Sumut: 43 Tewas, 88 Hilang, Lebih dari Seribu Mengungsi

RiyadiBy Riyadi28/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara (Sumut) memicu banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga angin puting beliung yang tersebar di 12 kabupaten/kota. Data Polda Sumut mencatat 212 warga menjadi korban, terdiri atas 43 orang meninggal dunia, 81 luka-luka, dan 88 masih dalam pencarian. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara (Sumut) memicu banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga angin puting beliung yang tersebar di 12 kabupaten/kota. Data Polda Sumut mencatat 212 warga menjadi korban, terdiri atas 43 orang meninggal dunia, 81 luka-luka, dan 88 masih dalam pencarian.

“Jumlah warga yang mengungsi mencapai 1.168 orang,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Kamis (27/11).

Secara keseluruhan, terdapat 221 kejadian bencana alam: 119 longsor, 90 banjir, 10 pohon tumbang, dan 2 puting beliung. Bencana tersebar di Kabupaten Mandailing Natal, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Nias, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan (Humbahas), Padangsidimpuan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat.

Baca juga :   Cuaca Ekstrem, Petani di Lubuklinggau Panen Padi Lebih Cepat

Tapanuli Utara menjadi wilayah dengan kasus bencana terbanyak, mencapai 54 kejadian (40 longsor, 12 banjir, 2 pohon tumbang). Imbasnya, 1 warga luka-luka, 9 meninggal dunia, dan 31 orang masih hilang.

Wilayah kedua terdampak adalah Tapanuli Tengah yang mengalami 44 kejadian (13 longsor dan 31 banjir), dengan jumlah korban meninggal 4 orang dan 3 lainnya belum ditemukan.

Hujan berintensitas tinggi diprediksi masih berlangsung di sejumlah daerah sehingga berpotensi memicu longsor dan banjir susulan.

Baca juga :   Pengemis di Kota Jambi Ngamuk Pukul Mobil dan Rusak Spion Gegara Tak Diberi Uang

Empat daerah yang sebelumnya tidak terdampak kini mulai melaporkan kejadian bencana, yaitu Langkat, Padangsidimpuan, Nias Selatan, dan Serdang Bedagai. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait banjir di Medan, Binjai, dan Deli Serdang.

Tim gabungan menerapkan rekayasa lalu lintas di titik longsor dan berupaya membuka kembali jalur terputus di daerah vital.

Polda Sumut mengerahkan 1.030 personel dari satuan kewilayahan, Brimob, Ditsamapta, hingga Bidokkes untuk mempercepat evakuasi dan penanganan darurat.

Baca juga :   Cuaca Ekstrem, Warga di Pinggir Sungai di Empat Lawang Diminta Waspada

“Langkah yang dilakukan meliputi pembersihan material longsor, pencarian korban, layanan medis, penyediaan fasilitas komunikasi lewat Starlink, hingga pendirian posko darurat dan dapur umum,” ujar Ferry.

Polda Sumut juga menunggu kedatangan helikopter bantuan dari Mabes Polri untuk menjangkau daerah terisolasi dan mendistribusikan logistik. Kapolda Sumut bersama sejumlah pejabat utama bergerak menuju Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan untuk memastikan percepatan penanganan.

Tiga Polres paling terdampak Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara juga mendapat dukungan enam truk logistik berisi makanan, minuman, pakaian, dan selimut bagi warga terdampak.[YKP]

Cuaca Ekstrem Picu Bencana Sumut
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRender Kit Fotografi Xiaomi 17 Ultra Bocor, Ungkap Desain Tiga Kamera Belakang
Next Article Presiden Prabowo Dorong 88,7 Juta Rumah Tangga Indonesia Miliki Rekening Bank
Riyadi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,994 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,866 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,838 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?