RELUNG.ID – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Muara Enim, berakibat pada bencana longsor.
Longsor ini menimbun salah satu ruas jalan provinsi di Muara Enim atau tepatnya di Desa Padang Bindu, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim, Rabu (1/2).
Akibat longsor tersebut, membuat jalan atau lalu lintas di lokasi sempat terhenti. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Baca Juga: Ini 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Terbaik Versi Webometrics Januari 2023
Tim BPBD dan alat berat pihak Dinas PUPR, anggota Polsek Tanjung Agung dan personil Samapta serta dibantu warga untuk percepatan pembersihan material tanah longsor dengan panjang lebih kurang 15 meter ketebalan bervariasi antara satu hingga dua meter di badan jalan.
“Kita telah memasang sepanduk imbauan dan rekayasa lalu lintas dengan melakukan pengalihan arus agar menghindari kejadian yang tidak terduga,” kata Kabag Ops Polres Muara Enim, Kompol Toni Arman.
Percepatan tanggap aksi dalam bencana tanah longsor ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat pengguna jalan. Diharapkan dengan imbauan ini maka tidak terjadi penumpukan arus lalu lintas yang menyebabkan kemacetan.
Sementara itu, Kapolres Muara Enim, AKBP Andi Supriadi mengimbau bagi seluruh warga yang melintas agar selalu berhati-hati dalam berkendara. Mengingat cuaca tak menentu, hujan deras, kondisi struktur tanah dan angin kencang dapat menyebabkan bencana yang terjadi secara tiba-tiba.
“Untuk itu perlu kewaspadaan ekstra, selalu berhati-hati,” katanya.
Baca Juga: Komplotan Copet Beraksi di PTC Mall Palembang, Satu Smartphone Samsung A52S Hilang Dibawa Kabur
Terpisah, Kepala BPBD Muara Enim, Abdur Rozieq Putra mengatakan, setelah pihaknya mendapat informasi terjadinya longsor. Pihaknya berkoordinasi dengan PUPR, Polsek Tanjung Agung dan Polres Muara Enim langsung bergerak cepat menuju lokasi longsor.
“Alat berat langsung diturunkan untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor, agar akses jalan tidak lumpuh,” katanya.
Dalam evakuasi material longsor, masyarakat Desa Padang Bindu dan Tim Destana Padang Bindu ikut gotong royong pembersihan matrial longsor yang menutup ruas badan jalan. Dia pun mengimbau masyarakat untuk waspada mengingat saat ini memasuki curah hujan tinggi khususnya wilayah dataran tinggi.
“Untuk sementara jalan hanya bisa di lalui kendaraan roda dua. Ada kemungkinan terjadinya longsor susulan diwilayah tersebut,” pungkasnya.

