RELUNG.ID – Aksi copet terjadi di Mall Palembang Trade Center atau PTC Mall Palembang. Kali ini, yang menjadi korban seorang remaja, Zahira Difa Zahrani (17) saat berbelanja di mall tersebut.
Dari rekaman video yang tersebar di media sosial, diduga seorang perempuan dengan menggunakan hijab hitam mendekati dan menyenggol korban, yang saat itu sedang melihat barang di rak penjualan. Tak lama kemudian, terlihat seorang pria yang diduga komplotan pelaku, berjalan melewati bagian belakang korban dan juga menyenggolkan tubuhnya di tas korban.
Baca Juga: Diminta Tunggu 30 Menit untuk Mengisi Air, Toko Dekat Pos Damkar di OKU Timur Ludes Terbakar
Korban yang hanya merasa disenggol oleh dua pelaku tak menghiraukan hal tersebut, dan tidak menyadari jika resleting tasnya sudah dibuka.
Saat dikonfirmasi, Humas PTC Mall, Felice membenarkan adanya aksi copet tersebut. Menurutnya kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan bukti rekaman kamera pengawas
“Kejadian itu sedang ditangani oleh petugas kepolisian. Ditunggu saja updatenya. kita minta diproses agar kedepannya jangan ada yang coba-coba melakukan kriminal di PTC,” ujarnya.
Korban dan didampingi orangtuanya pun melaporkan aksi pencopetan tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (1/2).
Dihadapan petugas, Korban Zahira mengatakan, saat peristiwa tersebut, dirinya sedang mencari sejumlah barang digerai Mr DIY PTC Mall. Kemudian, ada dua orang yaitu pria dan wanita membelakanginya hingga menyenggol tasnya.
“Awalnya mereka senggol saya. Ketika ingin bayar, handhpone di dalam tas sudah hilang,” katanya.
Setelah mengetahui handphone nya hilang, Zahira minta ke pihak DIY PTC untuk melihat rekaman kamera pengawas. Di dalam rekaman kamera pengawas, Zahira bersama pihak terkait melihat seorang wanita yang membuka ransel setelah menyenggolnya
“Dengan bukti CCTV saya diarahkan customer service dan petugas kemanan untuk membuat laporan polisi,” katanya
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah mengatakan sudah menerima laporan korban. Setelah menerima laporan, pihaknya akan lakukan pengembangan kasus tersebut
“Anggota piket sudah terima laporan korban, nantinya akan olah TKP dan memburu keberadaan pelaku,” katanya.
