Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Negara Geser Anggaran untuk Korban Banjir Sumatera, Rp60 Triliun Disiapkan dari APBN 2026
Bisnis

Negara Geser Anggaran untuk Korban Banjir Sumatera, Rp60 Triliun Disiapkan dari APBN 2026

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda26/12/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menkue Purbaya. Foto : Dok Kemenkue
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah menunjukkan keseriusan dalam penanganan bencana besar yang melanda wilayah Sumatera dengan melakukan pergeseran dan penajaman anggaran negara. Lewat penyisiran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, pemerintah menyiapkan dana hingga Rp60 triliun untuk membiayai rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah provinsi terdampak.

Menteri Keuangan (Menkue) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, anggaran tersebut bersumber dari kebijakan reprioritisasi belanja negara, termasuk optimalisasi anggaran infrastruktur kementerian dan lembaga. Selain itu, pemerintah juga mengarahkan Instruksi Presiden (Inpres) Infrastruktur 2026 secara khusus untuk wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Untuk bencana sudah cukup kami siapkan. Ada Rp60 triliun yang disisihkan dari APBN 2026,” ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Data Kementerian Pekerjaan Umum mencatat, kebutuhan riil rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi tersebut mencapai Rp51,8 triliun, dengan porsi terbesar berada di Aceh yang menembus Rp25,41 triliun.

Tak hanya mengandalkan satu sumber pembiayaan, pemerintah juga mengamankan berbagai skema pendukung. Melalui BNPB, Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp250 miliar telah disiapkan pada 2026, ditambah cadangan bencana Rp5 triliun yang dapat digunakan untuk pemulihan infrastruktur dan permukiman.

Di luar itu, pemerintah memberikan kelonggaran fiskal bagi pemerintah daerah terdampak. Transfer ke daerah (TKD) senilai Rp43,8 triliun pada 2026 akan disalurkan tanpa syarat, guna mempercepat respons dan belanja pemulihan di tingkat lokal.

Pemda juga diberi kemudahan restrukturisasi pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Covid-19, serta percepatan klaim asuransi Barang Milik Negara (BMN). Pemerintah turut menyiapkan pooling fund bencana senilai Rp250,4 miliar yang dikelola Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

Dari sisi perlindungan sosial, Kementerian Sosial mengusulkan peningkatan jaminan hidup korban bencana. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajukan kenaikan bantuan harian dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per orang, yang direncanakan disalurkan selama tiga bulan.

“Ini untuk kebutuhan dasar, terutama lauk pauk. Kalau Rp15.000 per hari, per bulannya bisa Rp450.000,” jelas Gus Ipul.

Namun, usulan tersebut masih menunggu penghitungan final jumlah penerima bantuan berdasarkan data terpadu BNPB dan pemerintah daerah.

Selain jaminan hidup, pemerintah juga menyiapkan santunan kematian bagi korban wafat sebesar Rp11 juta hingga Rp15 juta, santunan Rp5 juta bagi korban luka berat, serta Rp3 juta per keluarga untuk isian hunian sementara maupun hunian tetap.

“Semua akan menggunakan satu data dari BNPB dan daerah agar penyaluran tepat sasaran,” pungkas Gus Ipul.[THQ]

APBN 2026 Menkue Purbaya Sumatera
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMinat Mudik Nataru Melonjak, Okupansi Kereta Api Tembus 84 Persen
Next Article Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Tembus 1.135 Jiwa
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,889 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,762 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,735 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?