RELUNG.ID – Seorang ayah di Lubuklinggau yang bernama Syahruddin mengalami syok hingga tewas. Hal ini dikarenakan kesal terhadap sang anak, Izhar Mulya Kusuma (22) yang memukulnya dengan kayu.
Berdasarkan informasi, kejadian ini berawal saat sang anak melakukan pemukulan terhadap korban di rumahnya di Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau Sumsel. Bahkan, sang anak juga hendak melempar korban dengan batu.
Akibat perbuatan sang anak, korban pun kesal dan mengalami syok. Korban pun langsung terjatuh dan terlentang di lantai teras depan rumahnya. Korban yang tak sadarkan diri langsung dibantu warga untuk dibawa ke Rumah Sakit dr Sobirin Lubuklinggau. Hanya saja, korban dinyatakan meninggal dunia.
Kejadian ini pun dilaporkan ke Polres Lubuklinggau dan sang anak kini telah ditangkap oleh Tim Macan Linggau Satreskrim Polres Lubuklinggau.
Baca Juga: Samsung Luncurkan Laptop Galaxy Book2 Go Versi 5G, Ini Spesifikasi dan Harganya
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi melalui Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara mengatakan kejadian tersebut berawal pada Senin (16/1) sekitar pukul 17.45 WIB di rumah pelapor Salamah (Ibu tiri tersangka) di RT 05, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.
“Ketika pelapor Salamah sedang ada di dalam rumahnya, datang lelaku Izhar marah-marah kepada pelapor Salamah,” katanya.
Pelaku Izhar marah dan kesal karena Ibu tirinya itu memegang kunci terali tempat penyimpanan gas. Dimana sehari-hari Ibu Salamah berjualan tabung gas. Dan pelapor kerap kali kehilangan gas yang diduga sering dijual pelaku Izhar.
Selain itu, pelaku Izhar juga diduga kesal karena kunci sepeda motor milik Bapaknya saat itu dipegang oleh Ibu Salamah. Mengingat, Izhar kerap kali menggadaikan sepeda motor Bapaknya. Karena kesal, lalu pelaku Izhar memukul Salamah di pinggang sebelah kanan dengan menggunaian kayu sebanyak satu kali. Kemudian korban Salamah berteriak minta tolong dengan suaminya Syahrudin.
Baca Juga: Dibintangi Suzy dan Yang Se Jong, Simak Sinopsis Drama Korea Terbaru ‘Doona!’
Lalu Syahrudin (ayah kandung tersangka) marah dengan pelaku Izhar. Dan Izhar memilih lari keluar rumah. Dan dikejar Syahrudin dengan kayu. Namun berhasil dilerai oleh saksi Efrinal dan saksi Asmadin. Dan saksi setelah itu mengambil serta mengamankan kayu tersebut.
Kemudian terlihat pelaku Izhar mengambil batu hendak melempar Syahrudin. Dan melihat itu, Syahrudin menghindar ke arah rumahnya. Karena kedak dan syok, Syahrudin terjatuh terlentang di lantai teras depan rumah. Mengakibatkan Syahrudin pingsan tidak sadarkan diri.
Oleh saksi dan warga sekitar membantu membawa korban Syahrudin ke RS DR Sobirin didampingi anak perempuannya bernama Lina dan Ibu Salamah. Dan itu atas izin Ketua RT 05 Ulak Surung.
Setelah dilakukan perawatan di IGD RS DR Sobirin, korban Syahrudin dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak RS DR Sobirin. Hingga akhirnya atas kejadian dilaporkan ke Polres Lubuklinggau untuk ditindaklanjuti.
Selain menangkap tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti satu buah batu pecaham cone blok dan dua buah potongan kayu. “Tersangka merupakan residivis kasus curas pada tahun 2020,” jelas Kasat Reskrim.
Baca Juga: Update Gempa Terkini: Mentawai Sumbar Diguncang Gempa Magnitudo 4.5
Tersangka juga mengaku satu kali melakukan pemukulan terhadap korban Syahrudin yang merupakan Ayah kandungnya sendiri. Tak hanya itu, tersangka juga melakukan pemukulan teehadap Ibu tirinya yakni Salamah (pelapor).
Catatan Polisi, korban meninggal dunia atas keterangan keluarga memiliki riwayat penyakit jantung yang masih sering berobat jalan. “Tersangka Izhar sudah sangat meresahkan bagi warga di Kelurahan Ulak Surung yang sering terlihat membawa pisau, melakukan pengancaman dan pencurian terhada0 warga di lingkungannya,” pungkasnya.
