RELUNG.ID — Presiden Prabowo Subianto mulai menegaskan arah kepemimpinannya di awal tahun dengan membentuk satuan tugas khusus rehabilitasi pascabencana. Dalam Taklimat Awal Tahun Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Prabowo menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai panglima pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Penunjukan ini bukan sekadar administratif. Pemerintah memetakan dampak bencana yang meluas di tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota, menjadikannya salah satu agenda pemulihan regional terbesar di awal pemerintahan Prabowo.
“Fokusnya bukan hanya tanggap darurat, tapi memastikan roda pemerintahan dan layanan publik kembali berjalan normal,” kata Tito saat mengonfirmasi mandat tersebut, Selasa (6/1).
Tito menegaskan Satgas akan bergerak lintas sektor, mulai dari pemulihan infrastruktur pendidikan, perumahan warga, fasilitas kesehatan, hingga layanan pemerintahan yang lumpuh akibat bencana. Pendekatan ini menandai pergeseran dari pola respons jangka pendek ke pemulihan struktural dan berkelanjutan.
Menariknya, Presiden Prabowo tidak menetapkan batas waktu khusus bagi satgas. Namun Tito memastikan percepatan tetap menjadi prioritas.
“Targetnya jelas, secepat mungkin masyarakat bisa kembali beraktivitas normal,” ujarnya.
Dalam struktur awal, Tito akan didampingi Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon sebagai wakil ketua. Kolaborasi ini menunjukkan pilihan Prabowo menggabungkan kendali sipil dan disiplin militer dalam penanganan krisis berskala besar.
“Besok kami akan rapat awal untuk menyusun struktur dan langkah konkret di lapangan,” kata Tito.[THQ]

