RELUNG.ID – Sebagai upaya untuk meningkatkan mutu beras kualitas beras premium, Perum Bulog berencana akan mengubah gudang penyimpanan beras konvensional dengan membangun pabrik Modern Rice Milling Plant (MRMP) di wilayah Kabupaten OKU Timur.
Rencana pembangunan MRMP ini dibahas dalam audensi antara pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang OKU Timur, Drs Julkhaidar Rimadhon dengan Bupati OKU Timur, Lanosin, Kamis (12/1).
Baca Juga: Aklamasi, Fajar Wiko-Rangga Erfizal Nahkodai AJI Palembang 2023-2026
Dalam pertemuan tersebut, selain rencana pembangunan MRMP, pihak Bulog dan Pemerintah OKU Timur juga membahas program stabilitas pasokan dan harga pangan serta cadangan beras Pemkab OKU Timur.
Drs Julkhaidar memaparkan, pembangunan infrastruktur MRMP merupakan salah satu strategi Bulog untuk membantu para petani dan menyederhanakan alur proses pengolahan beras yang terpusat dalam fasilitas pengolahan gabah hasil panen berbasis teknologi modern.
“MRMP ini berfungsi sebagi penjamin ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga pangan,” jelasnya.
Sementara, Bupati Enos menyambut baik rencana akan dibangunnya MRMP di dalam Kecamatan Martapura, OKU Timur.
Baca Juga: Atasi Bug Display yang Aneh di iPhone 14 Pro, Apple Segera Rilis Perangkat Lunak Baru
“Saya mendukung penuh rencana Perum Bulog membangun MRMP di Martapura. Diharapkan keberadaan MRMP nanti bisa membawa dampak positif bagi petani serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten OKU Timur,” ungkapnya.
Menurut Enos, dengan dibangunnya MRMP di salah satu daerah lumbung pangan nasional (OKU Timur), dapat memutus rantai pasokan gabah dari petani kepada tengkulak.
“Karena dengan sistem ini, Bulog dapat menyerap gabah dari petani, dan petani bisa menjualnya dengan harga yang lebih baik,” kata Enos.
Meski demikian, Enos mengingatkan, agar pembangunan MRMP di Martapura nanti tidak mengganggu ekosistem lingkungan di sekitarnya.
“Tolong juga perhatikan masalah limbah dari pabrik MRMP, jangan sampai mengganggu warga di sekitarnya,” pungkasnya

