RELUNG.ID- Pemerintah Kota Palembang tengah menyiapkan rencana pengadaan kapal pesiar baru yang lebih representatif dan aman untuk mendukung wisata Sungai Musi.
Langkah ini dilakukan menyusul kondisi kapal wisata Musi Cruise yang dinilai sudah tidak layak pakai dan kerap mengalami kerusakan.
Kapal Putri Kembang Dadar sebelumnya telah diubah namanya menjadi Musi Cruise pada era Pj Wali Kota Cheka Virgowansyah. Kapal ini resmi beroperasi awal Januari 2025 dengan rute baru dan harga promosi Rp5.000 untuk memperkenalkan Palembang sebagai kota wisata sungai.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan pihaknya telah mengevaluasi kondisi kapal secara langsung dan memutuskan menghentikan sementara operasionalnya demi keselamatan penumpang.
“Kemarin kita punya kapal Putri Kembang Dadar, namun ketika saya cek kondisinya sudah tidak layak lagi, sehingga saya minta untuk diistirahatkan terlebih dahulu,” ujar Ratu Dewa, Senin (19/1/2026).
Pemkot Palembang berencana mencari dukungan, termasuk dari pemerintah pusat, untuk pengadaan kapal pesiar baru yang memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional.
“Sambil berjalan, kita akan mencoba mencari bantuan ke tingkat pusat agar ke depan bisa membeli kapal pesiar yang benar-benar representatif,” katanya.
Dalam pengelolaannya nanti, Pemkot berencana menggandeng pihak swasta sebagai operator kapal wisata, dengan harapan meningkatkan profesionalisme pengelolaan dan memberikan pelayanan lebih baik bagi masyarakat dan wisatawan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, menjelaskan kapal saat ini masih bisa dioperasikan secara teknis, tetapi dibatasi dengan sistem sewa borongan, bukan perorangan. Sebelumnya, kapal beroperasi untuk umum tiga kali sehari dengan kapasitas hingga 100 penumpang dan harga tiket promosi Rp5.000 per orang.
Ke depan, Dishub Palembang juga akan menjajaki kerja sama dengan pihak terkait, seperti Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), untuk mengoptimalkan pemanfaatan kapal wisata Sungai Musi.[DSK]

