RELUNG.ID – Sony Group Corporation mengumumkan bahwa total pengiriman konsol PlayStation 5 (PS5) telah mencapai 92,1 juta unit secara global.
Capaian tersebut disampaikan dalam laporan keuangan konsolidasian untuk kuartal ketiga tahun fiskal yang berakhir pada 31 Desember.
Dalam periode 1 Oktober hingga 31 Desember, Sony mengirimkan 8 juta unit PS5 ke pasar dunia. Angka ini menegaskan tingginya permintaan terhadap konsol generasi terbaru tersebut, meski telah lebih dari empat tahun sejak peluncurannya.
Sebelumnya, Sony mencatat pengiriman PS5 telah melampaui 80 juta unit pada Agustus 2025, dan menembus 50 juta unit pada Desember 2023.
Sejak diluncurkan pada November 2020, pertumbuhan penjualan PS5 terbilang konsisten. 10 juta unit: Juli 2021, 20 juta unit: Juni 2022, 30 juta unit: Januari 2023, 40 juta unit: Juli 2023.
PlayStation 5 pertama kali diluncurkan pada 12 November 2020 di Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Meksiko, Australia, Selandia Baru, dan Korea Selatan.
Konsol ini kemudian hadir di sebagian besar negara lain pada 19 November 2020. Saat peluncuran, PS5 dibanderol US$499,99, sementara PS5 Digital Edition dijual US$399,99.
Pada akhir 2023, Sony memperkenalkan model PS5 yang lebih ringkas sebagai pengganti model sebelumnya.
Selanjutnya, pada November 2024, Sony merilis PlayStation 5 Pro yang membawa peningkatan signifikan, termasuk teknologi PlayStation Spectral Super Resolution, dukungan 120 FPS, ray tracing tingkat lanjut, SSD 2 TB, GPU dengan memori 28 persen lebih cepat, serta peningkatan resolusi berbasis AI.
Sony juga merilis PS5 Digital Edition versi bahasa Jepang pada 21 November di Jepang dengan harga lebih terjangkau, yakni 55.000 yen (sekitar US$355), dibandingkan versi multi-bahasa yang dijual 72.980 yen.
Di sisi lain, Sony Interactive Entertainment (SIE) melakukan penyesuaian harga di sejumlah wilayah. Pada Agustus lalu, harga PS5 di Amerika Serikat naik menjadi US$549,99, Digital Edition menjadi US$499,99, dan PS5 Pro menjadi US$749,99. Kenaikan ini disebut akibat “kondisi ekonomi global yang menantang.”
Langkah serupa juga dilakukan di beberapa negara di Eropa, Timur Tengah, Afrika, Australia, dan Selandia Baru pada April 2025, serta di Jepang pada September 2024, termasuk untuk periferal resmi.
Dengan total pengiriman yang terus meningkat, PS5 tetap menjadi salah satu konsol terlaris sepanjang sejarah Sony dan memperkuat posisi perusahaan di pasar gim global. (LWM)

